Demo PT RUM, Warga Tolak Tim Investigasi Bupati

Daerah  SENIN, 23 DESEMBER 2019 , 19:00:00 WIB | LAPORAN: ALMIRA NINDYA

Demo PT RUM, Warga Tolak Tim Investigasi Bupati
RMOLJateng. Untuk kesekian kali warga terdampak limbah PT Rayon Utama Makmur (RUM) meggelar aksi demo. Aksi yang digelar di halaman luar Kantor Pemkab Sukoharjo, Senin (23/12), diikuti ratusan warga didukung elemen mahasiswa.

Aksi diisi dengan orasi, nyanyian dan seruan. Sekira pukul 15.00 wib perwakilan warga di terima Bupati Sukoharjo beserta Kapolres, Dandim dan sejumlah instansi terkait, termasuk perwakilan dari PT RUM.

"Bupati akan membentuk tim investigasi. itu sudah terlambat. Harusnya tim sudah dibentuk sejak diterbitkan SK 18 bulan lalu, tim itu harusnya sudah bekerja sejak dulu," kata Tomo, warga desa Plesan, Nguter, Sukoharjo, perwakilan warga terdampak limbah PT RUM, usai audiensi di ruang rapat Kantor Bupati Sukoharjo.

Ditegaskan Tomo, tuntutan warga terdampak limbah PT RUM hanya satu yakni pencabutan ijin lingkungan PT RUM. Dan berharap warga kembali bisa mendapatkan udara bersih sehat seperti sebelum ada pabrik PT RUM.

"Kita usulkan jalan tengah, sambil tim investigasi bekerja, kita minta PT RUM berhenti beroperasi dulu. Tapi usulan itu ditolak Bupati. Nanti kita lihat bagaimana reaksi warga," imbuh Tomo.

Hermin, koordinator aksi mengaku tetap terus mendukung warga untuk mendapatkan hak lingkungan yang sehat dan bersih.

"Kita ikuti reaksi warga terdampak, kita tetap berada dipihak warga sampai tuntutan dipenuhi cabut ijin lingkungan PT RUM," tandasnya.

Sementara, Bupati Sukoharjo Wardoyo Wijaya meminta warga bersabar kembali, saat ini Pemkab sedang membentuk tim investigasi untuk penyelidikan secara menyeluruh.

"Kita akan bentuk tim investigasi dengan pusat, agar segera mengatasi masalah (limbah PT RUM yang diprotes warga) ini," tandas Wardoyo singkat.

Sampai berita ini diturunkan, aksi massa masih berlangsung. Aksi tersebut memacetkan jalan utama Jendral Sudirman Sukoharjo, karena peserta aksi memarkir truk melintang dijalan.

Nampak aparat berjaga ketat mengantisipasi kejadian yang tidak diinginkan, dari Polres Sukoharjo, Kodim Sukoharjo, Brimob, Kopassus, dan untuk aparat lainnya. [jie]






Komentar Pembaca
Foto: Taman Kota

Foto: Taman Kota

RABU, 16 SEPTEMBER 2020 , 14:52:00

Alat Berat Eksplorasi Alam

Alat Berat Eksplorasi Alam

SABTU, 26 SEPTEMBER 2020 , 15:09:00

Operasi Masker Di Kawasan Simpanglima Semarang

Operasi Masker Di Kawasan Simpanglima Semarang

SELASA, 15 SEPTEMBER 2020 , 15:03:00