Kadin Sepakat Dorong Angkat UMKM Jadi Pejuang Devisa

Ali Abdul Rohman Pimpin Kadin Jateng

Daerah  SABTU, 21 DESEMBER 2019 , 22:12:00 WIB | LAPORAN: PRABOWO

Kadin Sepakat Dorong Angkat UMKM Jadi Pejuang Devisa
RMOLJateng. Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia mulai fokus pada pembinaan UMKM demi pertumbuhan ekonomi Indonesia.

Ketua Umum Kadin, Eddy Ganefo, mengatakan, telah memulai banyak program dengan pengembangan kemampuan UMKM.

Eddy ingin ke depan pelaku UMKM menjadi pejuang devisa negara. Salah satu caranya adalah, Kadin akan terus mendampingi UMKM untuk berkembang hingga mampu mengekspor komoditi ke luar negeri.

"Kami ingin UMKM menjadi pejuang devisa. Bersama kami akan terus mendampingi hingga mampu ekspor. Itu salah satu langkahnya," kata Eddy,  dalam Musyawarah Provinsi dan Pelantikan Ketua Kadin Jateng, Sabtu (21/12) malam.

Pihaknya akan melakukan pembinaan mulai dari pelatihan keuangan hingga pelatihan cara ekspor barang. Selain itu, Eddy menyatakan siap mendampingi calon pelaku UMKM mendapatkan dana pinjaman.

"Kami akan bantu bagaimana mereka mendapatkan pembiayaan, di semua daerah. Kerja kami jelas arahnya, agar UMKM bangkit," tegasnya.

Sementara itu, Ketua Kadin Jawa Tengah, Ali Abdul Rohman, mengatakan, segera memetakan potensi UMKM di Jawa Tengah.

Saat ini pihaknya sedang menggelar musyawarah Provinsi Jawa Tengah. Hal itu dia manfaatkan untuk mendapatkan data dan pemetaan potensi yang ada.

"Kami sedang menggelar musprov di jateng ini. Terdapat 22 kota/ kabupaten yang sudah berkoordinasi. Tujuannya untuk memetakan dan sepakat menyokong UMKM di wilayahnya masing-masing," katanya.

Dia menjelaskan, salah satu program yang sedang dia gagas adalah program 'satu desa satu freezer'.

Dia ingin merealisasikan program ini agar, masyarakat dan pelaku UMKM lebih terbantu dalam proses penyimpanan bahan.

"Kami cari yang gede. Sudah ada perusahaan dari luar yang siap kami ajak kerjasama. Tentunya tidak di semua daerah, kami akan mulai secara prosentase dengan skala prioritas dulu. Intinya kalau ada freezer itu, masyarakat bisa beli sayur, daging, dan lainnya tanpa harus ke toko modern," katanya. [hen]

Komentar Pembaca