Inilah Motif Pengeroyokan Kawanan Pemuda Terhadap Muhajirin

Hukrim  KAMIS, 05 DESEMBER 2019 , 19:26:00 WIB | LAPORAN: ARIS WIBOWO

Inilah Motif Pengeroyokan Kawanan Pemuda Terhadap Muhajirin
RMOLJateng. Delapan pemuda yang berhasil diringkus polisi setelah mengeroyok Muhajirin (26) warga Tambak Boyo hingga saat ini masih dalam pengembangan.

Dari penyidikan yang dilakukan polisi, ke-8 tersangka yang dalam kondisi mabuk, diketahui sengaja mencari keributan di jalan.

"Kami klarifikasi terkait informasi yang beredar di media sosial, bahwa kejadian di Jalan Arteri Soekarno Hatta bukan begal, melainkan perkelahian. Kelompok pelaku yang dalam kondisi mabuk, meneriaki tiga orang tak dikenal di jalan. Karena tak terima, ketiga korban kemudian menghampiri kelompok pelaku dan terjadilah perkelahian," ujar Kapolsek Pedurungan, AKP Eko Rubiyanto, saat pers rilis, Kamis (5/12) sore.

Dari 8 pelaku, dua diantaranya masih dibawah umur. Untuk penanganan, pihak kepolisian telah berkoordinasi dengan Bapas.

Salah satu tersangka, RM (19), warga Tanjung Mas Semarang, mengaku, perkelian terjadi secara spontan.

"Dalam kondisi mabuk. Waktu berkelahi, saya sempat pulang ambil celurit. Saya bacok 3 - 4 kali," kata RM.

Dari tangan para pelaku, petugas berhasil mengamankan sejumlah barang bukti yang digunakan untuk menganiaya korban yakni celurit, ban mobil dan tong sampah. Atas perbuatannya, pelaku dijerat pasal 170 KUHP, dengan ancaman hukuman 9 tahun penjara.

Sementara itu, ke-8 pelaku telah menjalani Pra- rekontruksi yang digelar di Mapolsek Pedurungan, sebelum dilakukan Rekontruksi yang disaksikan pihak kejaksaan.

"Tadi masih pra-rekontruksi untuk melengkapi berkas, bukan rekontruksi," pungkas Kapolsek Pedurungan. [jie]







Komentar Pembaca
Kerja Bakti Polisi Membersihkan Masjid Agung Demak
Program Sehati Pertamina

Program Sehati Pertamina

KAMIS, 23 JULI 2020 , 14:27:00

Robot Ikut Wisuda Daring Di Undip Semarang

Robot Ikut Wisuda Daring Di Undip Semarang

SELASA, 28 JULI 2020 , 15:37:00