Dua Kepala Daerah Siap Kolaborasi Bangun Eks Tempat Lokalisasi

Nusantara  SELASA, 19 NOVEMBER 2019 , 15:55:00 WIB | LAPORAN: TAKHRODJIE

Dua Kepala Daerah Siap Kolaborasi Bangun Eks Tempat Lokalisasi
RMOLJateng. Pemerintah Kota Semarang dan Pemkab Kendal akam berkolaborasi untuk membangun tempat eks lokalisasi GBL yang resmi ditutup pada Selasa (19/11/2019).

Wakil Wali Kota Semarang, Hevearita Gunaryanti Rahayu mengatakan, selepas penutupan ini, Pemkot Semarang tidak ambil diam.

Pihaknya sudah menyiapkan Tim 9 yang terdiri dari sejumlah organisasi perangkat daerah (OPD) dan stakeholder terkait untuk melakukan pengkajian wilayah eks lokalisasi.

Tim 9 ini akan mengkaji di dua wilayah eks lokalisasi di Kota Semarang yakni Sunan Kuning dan Gambilangu. Rencananya, wilayah itu akan dijadikan sebagai tempat yang produktif. Sehingga, dapat memberikan penghidupan bagi masyarakat yang terdampak.

"Seperti diketahui wilayah ini sangat strategis, ada Terminal Mangkang, Taman Satwa, Kaliwungu ada wilayah ekonomi khusus. Diharapkan bisa jadi tempat yang bisa menghasilkan lebih dibanding sebelumnya," kata Ita, sapaan akrabnya.

Meski belum dapat dianggarkan pada tahun ini, setidaknya Ita menargetkan, pengkajian dapat segera dilakukan. Dia berharap dua bulan kedepan pihaknya sudah mendapatkan hasil kajian kawasan ini.

Kolaborasi membangun eks lokalisasi bersama Pemkab Kendal juga akan dilakukan mengingat wilayah itu merupakan satu kesatuan yang tidak dapat dipisahkan.

"Ini tidak ada batasan, semua jadi satu area. Sehingga diharapkan ada sinergi Kota Semarang dan Kendal. Terkait konsepnya nanti berdasarkan kajian," tambahnya.

Bupati Kendal, Mirna Anissa pun sependapat. Pihaknya siap berkolaborasi membangun eks lokalisasi tersebut dengan pemanfaatan yang tepat.

"Konsepnya dikaji dulu, rencana ada kuliner, homstay tanpa ada prostitusi. Nanti kami saring mana yang penanfaatannya sesuai dengan maayarakat," sebutnya. [jie]

Komentar Pembaca