GBL Menjadi Lokalisasi Terakhir Di Jawa Yang Ditutup

Nusantara  SELASA, 19 NOVEMBER 2019 , 15:42:00 WIB | LAPORAN: TAKHRODJIE

GBL Menjadi Lokalisasi Terakhir Di Jawa Yang Ditutup
RMOLJateng. Dirjen Rehabilitasi Sosial, Tuna Susila dan Korban Perdagangan Orang Kementrian Sosial, Waskito Budi Kusumo mengatakan, penutupan lokalisasi di seluruh Indonesia telah menjadi program Pemerintah Pusat ditargetkan rampung tahun ini.

Menurutnya ada 169 lokalisasi di seluruh Indonesia. Sedangkan Gambilangu atau GBL menjadi lokalisasi ke-162 yang ditutup.

"Ini ke 162 dari 169. Target tahun ini," kata Waskita usai seremonial penutupan GBL di Terminal Mangkang Semarang, Selasa (19/11/2019).

Lanjut Waskito, GBL menjadi lokalisasi yang terakhir ditutup di Jawa. Adapun selanjutnya, pihaknya akan menutup lokalisasi di luar Jawa diantaranya Ambon, Sumatera Utara, Bangka Belitung, Bengkulu, Palangkaraya, dan Timika Papua.

"Jawa sudah selesai. Setelah ini kami ke Ambon," tambahnya.

Dalam penutupan lokalisasi GBL, Kementrian Sosial mengucurkan anggaran sebesar Rp 1,3 miliar. Dana tersebut untuk lokalisasi wilayah Semarang dan Kendal.

Masing-masing WPS mendapatkan bantuan sosial (bansos) berupa uang Rp 6 juta rupiah. Sebanyak Rp 250 ribu untuk dana transport, Rp 750 ribu sebagai dana jaminan hidup, dan Rp 5 juta untuk usaha ekononomi produktif.

"Kami dari Kemensos beri bantuan Rp 1,3 miliar terutama untuk para penerima manfaat. Untuk 126 orang yang di wilaya Semarang dan di Kendal 100 orang," sebutnya.

Lokalisasi yang berada di perbatasan antara Kota Semarang dan Kabupaten Kendal, Gambilangu atau yang lebih dikenal dengan sebutan GBL resmi ditutup.

Sementara itu, seorang WPS asal Indramayu, Karin (20) mengatakan akan langsung pulang selepas seremonial ini. Dia berencana akan menata hidup di kampung halaman dengan membuka usaha sembako.

Dia pun sudah bersiap-siap untuk meninggalkan lokalisasi tersebut jauh-jauh hari mengingat selama ada isu pentupan, kawasan GBL sudah mulai sepi.

"Sudah sepi. Habis ini paling pulang, uangnya untuk usaha sembako," tutur WPS yang sudah menetap di GBL selama satu tahun. [jie]

Komentar Pembaca