Cahaya di Balik Jeruji Juarai Festival Film Rutan Purworejo

Daerah  SENIN, 18 NOVEMBER 2019 , 23:20:00 WIB | LAPORAN:

Cahaya di Balik Jeruji Juarai Festival Film Rutan Purworejo
RMOLJateng. Rumah tahanan atau dulu dikenal penjara bagi sebagian besar masyarakat adalah tempat yang menyeramkan.

Untuk menghilangkan stigma kelam tersebut, Rutan Kelas 2B Purworejo berinisiatif mengadakan Festival Film Pendek Pelajar Kabupaten Purworejo 2019.

"Maksud kegiatan Festival Film Pendek ini adalah untuk memperkenalkan lembaga pemasyarakatan dan rutan kepada masyarakat umum," kata Kepala Rutan, Lukman Agung Wibowo dalam acara Malam Penganugerahan Festival Film Pendek Pelajar (18/11).

Dia menerangkan, sosialisasi pemasyarakatan secara tertutup tidak terlalu efektif, berbeda dengan memakai media sosial ataupun film pendek yang diunggah ke kanal Youtube.

Festival film pendek ini diikuti oleh pelajar SMP dan SLTA di Kabupaten Purworejo dengan dewan juri berasal dari Dewan Kesenian Purworejo (DKP).

Film yang masuk panitia sebanyak 12 peserta. Setelah melalui beberapa tahapan, dewan juri berdesarkan beberapa kriteria. Diantaranya kesesuaian tema tentang pemasyarakatan, unsur pendidikan yang harus meminimalkan hal-hal yang berbau kekerasan, teknik pengambilan gambar dan editing akhirnya berhasil memilih para pemenang.

Juara pertama film 'Cahaya di Balik Jeruji' karya siswa SMAN 8 Purworejo yang berjenis dokumenter berisi kegiatan warga binaan di dalam rutan serta pandangan-pandangan masyarakat terhadap napi dan rutan.

Juara kedua film karya siswa MAN Purworejo berjudul 'Kita Sama', juara ketiga berjudul 'Kesempatan Kedua' karya dari siswi SMAN 10 dan juara favorit berjudul 'Jeruji Tobat'.

Faizal Chandra, salah satu siswa kelas XII SMAN 8 yang menjadi juara mengatakan bahwa ide pembuatan filmnya berasal dari rekan-rekan satu tim.

Pembuatan film memakan waktu selama tiga hari dengan lokasi di Kota Purworejo dan di dalam Rutan. Kami melakukan riset tentang apa sebenarnya rutan dan bagaimana kehidupan di dalamnya," ujar Faizal yang berperan sebagai pembaca narasi film.

Para juara mendapatkan piala, piagam dan uang pembinaan. Meskipun tidak ada karya dari siswa SMP, namun kreasi mereka mendapat apresiasi dari dewan juri.

Pihak rutan juga berencana membuat komunitas belajar membuat film di tempat tersebut. [hen]

Komentar Pembaca
Anies Baswedan Positif Covid-19

Anies Baswedan Positif Covid-19

SELASA, 01 DESEMBER 2020 , 11:51:49

Copot Baliho Habib Rizieq Tak Berizin oleh Satpol PP Kota Semarang
PROMO - UNDANGAN WEBINAR INTERNASIONAL

PROMO - UNDANGAN WEBINAR INTERNASIONAL

KAMIS, 19 NOVEMBER 2020 , 10:58:48

Arus Lalin Di Tol Kalikangkung Semarang

Arus Lalin Di Tol Kalikangkung Semarang

RABU, 28 OKTOBER 2020 , 18:16:00

Tradisi Maulid Nabi Di Kaliwungu Kendal

Tradisi Maulid Nabi Di Kaliwungu Kendal

RABU, 28 OKTOBER 2020 , 19:39:00

Penangkapan Tersangka Pengedar Uang Palsu Di Semarang