Sungai Troso Jepara Tercemar Limbah Tekstil, Sudah Belasan Tahun Tak Ada Tindakan

Daerah  KAMIS, 14 NOVEMBER 2019 , 15:02:00 WIB | LAPORAN:

Sungai Troso Jepara Tercemar Limbah Tekstil, Sudah Belasan Tahun Tak Ada Tindakan
RMOLJateng. Sungai di Desa Troso, Kecamatan Pecangaan, Kabupaten Jepara terindikasi mengalami pencermaran.

Hal itu terlihat dari airnya yang sering mengalami perubahan warna. Tak hanya satu warna, melainkan berganti-ganti. Bau tidak sedap pun juga tercium.

Kondisi itu terjadi akibat pembuangan limbah pewarna tekstil langsung ke sungai, tanpa disaring atau diolah terlebih dahulu.

Seperti diketahui, Desa Troso merupakan sentra kerajinan tenun ikat di Jepara. Alhasil, banyak produsen dan perajin tenun yang memakai pewarna kimia.

Salah satu warga Ahmad Karomi  mengatakan, kondisi itu akibat belum ada instalasi pengolahan air limbah (IPAL) yang tertata degan baik.

"Kondisi seperti ini sudah belasan tahun," katanya, Kamis (14/11).

Menurutnya pri berumur 30 itu, hingga saat ini belum ada tindakan tegas dari pemerintah desa setempat. Kondisi seperti itu terkesan hanya dibiarkan saja.

"Belum ada pembahasan (masalah limbah) di tingkat desa, malah seakan-akan putus asa dalam menanggulangi limbah," paparnya.

Warga lainnya, Sariyah menambahkan, selain mencemari sungai, sumur miliknya dan sebagian warga lain juga ikut terdampak.

Bahkan, ia sudah menutup sumur miliknya sejak satu tahun lalu karena sudah tidak bisa digunakan.

"Terpaksa saya tutup karena airnya keruh dan bau," kata Sariyah. [hen]

Komentar Pembaca
Protokol Kesehatan

Protokol Kesehatan

SENIN, 10 AGUSTUS 2020 , 11:43:00

Foto: Taman Kota

Foto: Taman Kota

RABU, 16 SEPTEMBER 2020 , 14:52:00

Wisuda Drive Thru di UPGRIS Semarang

Wisuda Drive Thru di UPGRIS Semarang

SABTU, 29 AGUSTUS 2020 , 12:14:00