Jadi Tersangka, Pemkab Blora Belum Nonaktifkan Wahyu Dari Staf Ahli

Hukrim  RABU, 02 OKTOBER 2019 , 12:21:00 WIB | LAPORAN: M PUTRA ANANDA

Jadi Tersangka, Pemkab Blora Belum Nonaktifkan Wahyu Dari Staf Ahli
RMOLJateng. Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Blora saat ini masih belum menonaktifkan Wahyu Agustini dari jabatannya sebagai Staff Ahli Bupati.

Padahal Wahyu sendiri sudah menyandang status sebagai tersangka kasus korupsi Upaya Khusus Sapi Indukan Wajib Bunting (Upsus Siwab) tahun 2017 dari Kejaksaan tinggi (Kejati) Jawa Tengah.

Bupati Blora, Djoko Nugroho mengatakan, Wahyu saat ini masih menduduki jabatannya sebagai Staff Ahli Bupati bidang ekonomi.

"Belum (non aktif), masih Staff Ahli. Kan belum ada putusan inkrah,"  kata Bupati usai membuka acara Tentara Manunggal Masuk Desa (TMMD), Rabu (2/9).

Ketika ditanya lebih lanjut apakah statusnya akan dinonaktifkan jika sudah ada putusan inkrah dari Pengadilan, Politis Nasdem itu mengaku baru akan mengkajinya.

"Ya kita lihat dulu nanti putusannya gimana," ucap Bupati.

Kokok, sapaan Bupati mengatakan jika saat ini Pemkab baru fokus akan melakukan bantuan hukum bagi yang bersangkutan.

"Kita juga masih ngurus bantuan hukum untuk dia. Dari Pemkab sudah ada (Bantuan hukum),"  jelasnya.

Wahyu Agustini ditetapkan sebagai tersangka oleh Kejati Jawa Tengah karena diduga melakukan korupsi dengan cara melakukan potongan anggaran.

Total korupsi yang dilakukan mencapai Rp 600 juta. Wahyu sendiri pada saat itu masih menjabat sebagai Kepala Dinas Peternakan dan Perikanan Kabupaten Blora. [jie]



Komentar Pembaca
Fasilitas Umum Tandon Air

Fasilitas Umum Tandon Air

KAMIS, 04 JUNI 2020 , 16:42:00

Perjalanan Kereta Barang Dalam Kondisi Pandemi Covid-19
Salat Jumat Jelang New Normal Di Semarang

Salat Jumat Jelang New Normal Di Semarang

JUM'AT, 29 MEI 2020 , 13:00:00