Besok Polisi Akan Periksa Pihak UPTD Disdik Gunungpati

Peristiwa  SELASA, 01 OKTOBER 2019 , 20:40:00 WIB | LAPORAN: IMAM RAHMAYADI

Besok Polisi Akan Periksa Pihak UPTD Disdik Gunungpati
RMOLJateng. Penyidik unit Reskrim Polsek Gunungpati terus melakukan pemeriksaan terkait robohnya dinding atau tembok bangunan papan nama Sekolah Dasar Negeri (SDN) 01 Pakintelan Kecamatan Gunungpati yang menimpa dua siswa hingga merenggut satu korban jiwa.

Penyidik juga berencana melakukan pemanggilan pihak UPTD Disdik Kecamatan Gunungpati untuk dimintai keterangan atau dilakukan pemeriksaan.

"Sudah kita lakukan pemanggilan namun belum bisa memenuhi panggilan dengan alasan ada acara,  kita juga tidak bisa memaksa," ungkap Kapolsek Gunungpati, Kompol I Ketut Sudana kepada RMOLJateng, Senin (1/10/2019).

Soal pemanggilan tersebut, Kapolsek belum bersedia menyampaikan secara detail terkait nama pihak UPTD yang dipanggil tersebut. Namun demikian, Ketut menegaskan akan menuntaskan kasus ini.

"Saya juga sudah menyampaikan kepada Kanit Reskrim untuk segera menyelesaikan itu," tegasnya.

Pada kasus robohnya dinding atau tembok bangunan papan nama sekolahan SDN 01 Pekintelan, penyidik Polsek Gunungpati juga telah memanggil pihak Kepala Sekolah bernama SN pada Kamis (26/9/2019)  lalu.

Pemanggilan tersebut, SN dimintai keterangan di ruangan penyidik kurang lebih selama 7 jam. Sesuai rencana, penyidik juga akan melakukan pemeriksaan pada Rabu (2/10/2019).

"Besok baru UPTD Disdik kecamatan Gununglati kita mintai keterangan, ya terkait kejadian itu," kata Kanit Reskrim Polsek Gunungpati, AKP Hengki Prasetyo.

Peristiwa tembok atau dinding roboh tersebut terjadi pada Selasa (24/9/2019) sekitar pukul 13.30. Ironisnya, bangunan setinggi kurang lebih dua meter tersebut menimpa dua siswa kelas V SDN 01 Pakintelan yang sedang duduk sembari menikmati jajanan. Satu korban kritis dan menjalani perawatan di rumah sakit, satunya meninggal dunia.

Pihak kepala sekolah, SN, yang sebelumnya dipanggil untuk dimintai keterangan menyebutkan, dinding yang roboh tersebut dibangun oleh Dinas Pendidikan pada 1 September 2018.

Pembangunan tersebut dikerjakan melalui CV setelah mendapat usulan pihak sekolah dari Musrenbangdik.

"Ini masih terus melakukan penyidikan, kita masih mengurutkan, pihak UPTD itu bekerjasama dengan siapa," pungkasnya. [jie]





Komentar Pembaca
Fasilitas Umum Tandon Air

Fasilitas Umum Tandon Air

KAMIS, 04 JUNI 2020 , 16:42:00

Perjalanan Kereta Barang Dalam Kondisi Pandemi Covid-19
Salat Jumat Jelang New Normal Di Semarang

Salat Jumat Jelang New Normal Di Semarang

JUM'AT, 29 MEI 2020 , 13:00:00