Menolak Digusur, Warga Sekitar Stasiun Ambarawa Gelar Upacara Kesaktian Pancasila

Daerah  SELASA, 01 OKTOBER 2019 , 12:44:00 WIB | LAPORAN: PRAMUDO WICAKSONO

Menolak Digusur, Warga Sekitar Stasiun Ambarawa Gelar Upacara Kesaktian Pancasila
RMOLJateng. Memasuki tenggat waktu pengosongan rumah, ratusan warga lingkungan Temenggungan, Kelurahan Panjang Kecamatan Ambarawa Kabupaten Semarang, gelar upacara Hari Kesaktian Pancasila, Selasa (1/10).

Beberapa waktu lalu, sejumlah warga yang tinggal di lingkungan Temenggungan, tepatnya di lingkungan sekitar Stasiun Ambarawa ini telah menerima surat peringatan ke-tiga, dari PT Kereta Api Indonesia pada tanggal 24 September 2019.

Mereka diberikan batas waktu hingga tujuh hari, agar mengosongkan tempat tinggalnya yang disebut berdiri di atas lahan aset milik PT KAI tersebut.

Hingga saat ini warga masih mengupayakan jalan mediasi dengan PT KAI.

Maka, hari ini diikuti sekitar 400-an warga lingkungan Temenggungan yang mengatasnamakan Paguyuban Ngudi Sejahtera (PNS) ini menggelar upacara di jalan utama wilayah RT 09 ini,” ungkap perwakilan warga, Sugiyarta, Selasa (1/10).

Ia menambahkan, sebagai bagian dari bangsa ini, warga Temenggungan juga mengingatkan pentingnya menjaga dan mempertahankan Pancasila yang telah disepakati sebagai ideologi serta pandangan hidup bangsa.

"Dengan memperingati Hari Kesaktian Pancasila 1 Oktober ini, kita berharap muncul kesadaran kepada seluruh anak bangsa," ujarnya.

Sugiyarta juga mengungkapkan, ini merupakan momentum bagus karena sikap dan perilaku anak bangsa harus mencerminkan pada nilai-nilai luhur Pancasila.

Kami yang ada di tanah negara, aset KAI ini, menggunakan momentum ini supaya aparatur negara membela kami, karena kami juga Pancasilais, maka PT KAI juga jangan serta merta menggusur kami,” tegasnya. [hen]

Komentar Pembaca
Kerja Bakti Polisi Membersihkan Masjid Agung Demak
Protokol Kesehatan

Protokol Kesehatan

SENIN, 10 AGUSTUS 2020 , 11:43:00

Program Sehati Pertamina

Program Sehati Pertamina

KAMIS, 23 JULI 2020 , 14:27:00