Diduga Alami Konsleting, Shuttle Bus Terbakar Di Gemawang

Daerah  KAMIS, 26 SEPTEMBER 2019 , 17:33:00 WIB | LAPORAN: PRAMUDO WICAKSONO

Diduga Alami Konsleting, Shuttle Bus Terbakar Di Gemawang
RMOLJateng. Shuttle bus Joglosemar bernopol AB-7778-JN, jurusan Yogyakarta-Semarang ludes terbakar di Gemawang, Jambu, Kabupaten Semarang, Kamis (26/9) siang.

Meski tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini, namun kerugian diperkirakan mencapai ratusan juta rupiah.


Sopir bus, Agus Saptono (40) warga Karanganyar Gunung, Candisari, Kota Semarang mengatakan, sebelum kejadian bersama 20 penumpang yang dibawanya sempat beristirahat di Restarea Pringsurat.

Saat itu menurutnya kendaraan tidak ada masalah.

Awalnya tidak ada masalah, namun saat melewati jalan tanjakan di perbatasan Kabupaten Semarang-Kabupaten Temanggung, AC sempat mati, saya sempat curiga, saya sempat berusaha menepikan bus, tetapi seketika itu ada kepulan asap tebal dari mesin yang masuk ke dalam kabin,” ungkapnya.

Melihat kepulan asap tambah pekat, dirinya kemudian berinisiatif mengevakuasi seluruh penumpang untuk keluar bus.

Ia juga sudah berupaya untuk memadamkan api dengan APAR.

Namun, api semakin membesar, hingga membakar seluruh bodi bus dan sebagian barang bawaan milik para penumpang.

Tadi kita berangkat dari Yogyakarta sekitar pukul 10.00, sedangkan kebakaran terjadi pukul 12.30, bus sempat saya tepikan, tetapi belum sampai turun dari badan jalan mesin bus sudah mati,” ujarnya.

Kobaran api yang terus membumbung tinggi juga mengenai kios kosong milik Tri Ariati (38), warga Gemawang, Jambu.

Dua unit mobil pemadam kebakaran bersama regu damkar dari Pos Tengaran dan Pos Bringin dikerahkan untuk melakukan pemadaman.

Api berhasil dikendalikan kurang dari satu jam. Selama proses pemadaman dan pendinginan bus dan kios yang terbakar arus lalu lintas jalur utama Jambu-Temanggung ditutup sementara.


Sempat terjadi antrean panjang kendaraan lebih kurang tiga kilometer, akibat peristiwa ini.

 

Seluruh penumpang selamat, mereka akan dialihkan untuk melanjutkan perjalanan dengan bus yang dikirim dari kantor agen terdekat,” tandasnya.

 
Terpisah Kasubag Humas Polres Semarang Iptu Budi Supraptono saat dikonfirmasi menjelaskan, dari hasil olah TKP sementara menduga kebakaran bus itu hubungan arus pendek pada sistem kelistrikan.

Semua penumpang dipastikan selamat, petugas mendapat laporan bila ada barang-barang milik penumpang yang berada di bagasi sebagian tidak bisa diselamatkan.

Kebakaran shuttle bus di Gemawang, Jambu, tidak terdapat korban jiwa, petugas masih melakukan olah TKP untuk mengetahui penyebab bus yang terbakar, kerugian diperkirakan mencapai ratusan juta,” tandasnya. [hen]

Komentar Pembaca