Gara-gara Bahasa Gaul, Hafiz Sabet Juara 1 Lomba Mobile Aplikasi Kemendikbud

Pendidikan  KAMIS, 19 SEPTEMBER 2019 , 12:28:00 WIB | LAPORAN: BAKTI BUWONO

Gara-gara Bahasa Gaul, Hafiz Sabet Juara 1 Lomba Mobile Aplikasi Kemendikbud
RMOLJateng. Resah dengan maraknya bahasa gaul membuat Hafiz Naufal Rahman (17) tercetus membuat aplikasi belajar bahasa jawa.

Ia pun membuat aplikasi untuk belajar bahasa jawa bernama Si Bowo (akronim dari Sinau Boso Jowo).

Aplikasi itulah yang membuatnya menyabet juara 1 Lomba Aplikasi Mobile Ki Hajar kategori pelajar.

Lomba itu digelar Balai Pengembangan Multimedia Pendidikan dan Kebudayaan (BPMPK) Kemendikbud.

"Ya karena melihat di lingkungan sekitar penggunaan bahasa jawa sudah kurang. Banyak bahasa gaul dan campur-campur," katanya di Hotel Pandanaran, Kota Semarang, Kamis (19/9/2019).

Siswa SMK Telkom Malang itu bercerita mulai membuat aplikasi itu selama sebulan mulai awal Juni 2019.

Hafiiz menjelaskan dalam aplikasinya terdapat berbagai fitur yaitu kosa kata, penerjemah, kuis, peribahasa dan pelajaran bahasa jawa.

"Jadi, teman-teman bisa belajar unggah ungguh berbahasa jawa. Bahasa apa yang pas saat berbicara dengan orang tua dan sebagainya," katanya di acara Grand Final Lomba Aplikasi Mobile Ki Hajar.

Hingga kini, putra dari Abidin Rahman dan Metriwati itu sudah membuat sekitar 10 aplikasi.

"Cita-cita saya memang jadi software enginering," tuturnya.

Adapun juara lainnya adalah Juara 2 Gatot Battle CruZ, Raffael Rajjah dan Juara 3, Ramayana, Angel Anlee.

Kategori lain adalah lomba juga V-Lab yaitu Nurrohmat Hidayatulloh Akbar - Bangun Ruang (juara 1), Fendy Novafianto - V-Lab Kalor (juara 2) dan Ali Sabana - Mikrometer Sekrup (juara 3).

Lalu kompetisi kategori guru antara lain Juara 1  Tevan Adi Satria - Bi Edisi Bangun Ruang Sisi Datar, lalu Juara 2 Paulus Pintarko - Mobile Pintar Refleksi dan Juara 3 Musliyuliadi - sains mobile : kalor dan perubahan.

Toni Setyawan, kepala BPMPK menjelaskan lomba itu sudah delapan kali diadakan.

Tujuan lomba antara lain  untuk memotivasi pengembang media pembelajaran, memotivasi pemanfaatan bahan ajar, hingga membentuk budaya pembelajaran inovatif.

"120 dari empat kategori lomba aplikasi akan kita upload di m-edukasi.kemdikbud.go.id. jadi tidak untuk lomba saja dan bisa dimanfaatkan untuk khalayak," tuturnya. [jie]






Komentar Pembaca
Protokol Kesehatan

Protokol Kesehatan

SENIN, 10 AGUSTUS 2020 , 11:43:00

Foto: Taman Kota

Foto: Taman Kota

RABU, 16 SEPTEMBER 2020 , 14:52:00

Wisuda Drive Thru di UPGRIS Semarang

Wisuda Drive Thru di UPGRIS Semarang

SABTU, 29 AGUSTUS 2020 , 12:14:00