Cerita Di Balik Komunitas 'Makelar' Properti Kota Semarang

Daerah  JUM'AT, 13 SEPTEMBER 2019 , 17:24:00 WIB | LAPORAN: BAKTI BUWONO

Cerita Di Balik Komunitas 'Makelar' Properti Kota Semarang
RMOLJateng. Di balik geliat bisnis properti di Kota Semarang terdapat sejumlah individu hingga komunitas yang bekerja secara mandiri sebagai jasa pemasaran.

Salah satu komunitas yang eksis adalah Griya Property Mitra, yang beranggotakan 60 freelancer.

"Anggotanya macam-macam, mulai dari ibu rumah tangga, guru, penjual makanan, satpam dan lain sebagainya," kata Pendiri Komunitas Griya Property Mitra, Syafrudin Yulianto di Bakso Boedjangan, Jl MT Haryono, Jumat (13/9).

Berdiri pada Oktober 2017 dan diresmikan 1 Januari 2018, ia mengatakan ingin membentuk wadah serta jaringan marketing bidang properti.

Wadah itu sebagai sumber untuk saling tukar informasi, edukasi hingga kabar terkini tentang dunia properti di Kota Semarang dan sekitarnya.

"Dari komunitas inilah, para anggota akan diberi info mana saja developer yang blacklist atau tidak amanah, dan perkembangan terbaru dunia properti dengan cepat," tuturnya.

Perkembangan komunitasnya cukup pesat. Pada awal berdiri, ia hanya bekerjasama dengan satu developer.

Kini, komunitasnya diajak kerjasama oleh 30 developer, baik individu hingga perusahan properti yang cukup ternama.

Bergelut di dunia property diakuinya banyak suka dan duka.

"Sukanya ya kalau berhasil jual properti, terus dapat info properti dengan cepat dan akurat. Dukanya ya biasa, kayak rebutan pembeli," katanya lalu tertawa.

Berbicara tentang bisnis properti di kota Semarang, Syarifudin menuturkan bahwa saat ini sedang bergeliat.

Ia menyebut, pangsa properti yang sedang laku keras adalah kelas menengah ke bawah atau harga di bawah Rp500 juta.

CEO Dinar Mulia Property, Meditya Angga mengatakan, sebagai developer sangat terbantu dengan freelance markerting.

Oleh seban itu, ia selalu menjalin kedekatan emosional dengan para freelance.

"Kontribusi marketing freelance dalam penjualan produk bisa mencapai 50%," jelasnya. [hen]

Komentar Pembaca
Fasilitas Umum Tandon Air

Fasilitas Umum Tandon Air

KAMIS, 04 JUNI 2020 , 16:42:00

Perjalanan Kereta Barang Dalam Kondisi Pandemi Covid-19
Salat Jumat Jelang New Normal Di Semarang

Salat Jumat Jelang New Normal Di Semarang

JUM'AT, 29 MEI 2020 , 13:00:00