Tak Berkembang, Pengusaha Minta Industri Jamu Dibina Kementrian Perindustrian

Daerah  JUM'AT, 30 AGUSTUS 2019 , 17:45:00 WIB | LAPORAN: BAKTI BUWONO

Tak Berkembang, Pengusaha Minta Industri Jamu Dibina Kementrian Perindustrian
RMOLJateng. Industri jamu di Indonesia akhir-akhir ini lesu, terutama sejak di bawah pengawasan Kemenkes.

Hal itu dikatakan Ketua Dewan Pembina Gabungan Pengusaha Jamu, Dr Charles Saerang.

"Sebab, industri jamu  disamakan  industri farmasi yang pengawasannya ketat," tuturnya pada RMOL Jateng, Jumat (30/8).

Regulasi yang ketat membuat para pelaku industri jamu kesulitan memperoleh bahan baku.

Padahal, tambahnya, industri jamu tidak hanya soal pengobatan tradisional. Selain itu, juga digunakan untuk kecantikan, spa, kosmetik, budaya hingga pariwisata.

Dia mengusulkan, agar industri jamu dibina dan diawasi kementrian perindustrian.

"Kalau di bawah kementerian perindustrian, industri jamu dapat dicantumkan sebagai industri berbasis argo yang diprioritaskan," tambahnya.

Selain itu, pihaknya juga berharap industri jamu dari luar negeri juga diperketat.

Sehingga, industri jamu dalam negeri bisa berkembang dengan baik. [hen]

Komentar Pembaca