Jelang Arus Mudik, Pekerjaan Tol Dihentikan

Nusantara  SENIN, 27 MEI 2019 , 19:17:00 WIB | LAPORAN: HENDRATI HAPSARI

Jelang Arus Mudik, Pekerjaan Tol Dihentikan
RMOLJateng. PT Jasa Marga menghentikan sementara semua proyek jalan tol mulai Minggu (26/5). Hal itu dilakukan demi memperlancar arus mudik dan balik lebaran 2019.
Kepala Korps Lalu Lintas Polri Irjen Refdi Andri mengungkapkan, pekerjaan proyek di Jalan Tol Jakarta-Cikampek sudah berhenti per hari ini guna memberikan kenyamanan kepada pengguna jalan selama Arus Mudik dan Balik Lebaran 2019.

"Saya hari ini melihat bahwa proyek-proyek pembangunan yang ada di sepanjang Jalan Tol Jakarta-Cikampek sudah berhenti, hal ini tentunya akan bermanfaat untuk pengguna jalan yang mau mudik dan balik," ujar Refdi, dalam siaran pers Jasa Marga, Minggu (26/5) seperti dikutip dari Kantor Berita Politik RMOL.

Direktur Operasi Jasa Marga Subakti Syukur menyebut, penghentian sementara proyek di jalan tol ini akan berdampak positif bagi arus mudik dan balik Lebaran 2019 karena kapasitas lajur jalan tol dapat bertambah.

"Salah satu contohnya adalah Jalan Tol Jakarta-Cikampek Elevated, dimana area yang sebelumnya digunakan sebagai area kerja kini dengan menggeser pagar-pagar pembatas proyek, area tersebut dapat digunakan sebagai lajur bagi pengguna jalan, sehingga akan lebih lancar," jelas Subakti.

Penghentian sementara seluruh proyek jalan tol tersebut merupakan tindak lanjut Jasa Marga atas surat Kepala Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT) No. BM.08-P/219 tanggal 22 Mei 2019 tentang Penghentian Sementara Pekerjaan Konstruksi di Jalan Tol dalam Rangka Menghadapi Arus Mudik/Balik Lebaran Tahun 2019/1440 H.

Diharapkan, pemberhentian proyek di jalan tol dimaksud dapat memperlancar arus mudik dan balik Lebaran 2019 agar pengguna jalan yang bepergian melalui jalan tol bertambah aman dan nyaman.

Selain penghentian proyek dan optimalisasi kapasitas lajur, Jasa Marga melalui anak usahanya PT Jasamarga Jalanlayang Cikampek (JJC) juga melakukan sejumlah upaya untuk menyiapkan lalu lintas Mudik dan Balik Lebaran.

Yakni, pertama, perbaikan jalan yg rusak pada lokasi widening sebagai upaya optimalisasi lajur untuk memperlancar lalu lintas.

Kedua, menyiapkan crane di beberapa titik untuk membantu evakuasi kendaraan besar jika diperlukan.

Ketiga, menyiagakan Patroli JJC dan patroli proyek untuk percepatan penanganan gangguan lalu lintas.

Keempat, mengurangi atau menutup area proyek untuk menghindari kendaraan-kendaraan yang memaksa berhenti diarea proyek demi keamanan dan kenyamanan pengguna jalan.

Kelima, pengecatan ulang marka jalan dan penambahan rambu imbauan, termasuk pemenuhan lampu di pagar proyek. [hen]

Komentar Pembaca
Protokol Kesehatan

Protokol Kesehatan

SENIN, 10 AGUSTUS 2020 , 11:43:00

Foto: Taman Kota

Foto: Taman Kota

RABU, 16 SEPTEMBER 2020 , 14:52:00

Wisuda Drive Thru di UPGRIS Semarang

Wisuda Drive Thru di UPGRIS Semarang

SABTU, 29 AGUSTUS 2020 , 12:14:00