BPKH Dan Kemenag Talangi Dana Penambahan Kuota Haji Rp 319,9 Miliar

Nusantara  SABTU, 18 MEI 2019 , 18:11:00 WIB | LAPORAN: ALMIRA NINDYA

BPKH Dan Kemenag Talangi Dana Penambahan Kuota Haji Rp 319,9 Miliar
RMOLJateng. Badan Pengelolaan Biaya Haji (BPKH) menyatakan siap menggelontorkan dana untuk penambahan kuota Haji Indonesia 10 ribu kursi.

Setelah Pemerintah memutuskan tidak akan menggunakan dana APBN, Ketua BPKH Anggito Abimanyu menyatakan BPKH bersama Kementrian Agama akan menutup total biaya sebesar Rp 319,9 miliar.

Dari kesepakatan bersama antara BPKH pemerintah dan DPR, biaya tambahan kuota ini akan diambilkan dari nilai manfaat dan operasional BPKH dan Kemenag," kata Anggito Abimanyu usai meresmikan Klinik Ummat di Manang, Grogol, Sukoharjo, Sabtu (18/5/2019).

Diketahui, dalam tahapan penghitungan penambahan kuota 10 ribu jemaah haji dibutuhkan dana tambahan sekitar Rp 353,7 miliar, namun setelah direvisi dan angkanya menjadi Rp 319,9 miliar.

Diketahui dari anggaran kebutuhan penambahan kuota haji, sebagian dana yakni sebesar Rp 183,7 miliar semula akan diambilkan dari APBN, namun karena menyalahi regulasi, maka APBN batal memberikan dana. Hingga seluruh dana akan dicukupi oleh Kemenag dan BPKH.

Ditambahkan Anggito, saat ini dana yang dikelola BPKH sebesar Rp 115 trilyun dengan penambahan dana sekira Rp 10 trilyun setiap tahunnya.

Setiap tahunnya BPKH mengalokasikan dana Rp 7,2 trilyun sebagai dana manfaat. Nilai pemanfaatannya digunakan untuk pemenuhan biaya operasional pembiayaan ibadah haji, untuk jemaah tunggu, juga untuk kegiatan sosial, kesehatan, pendidikan dan dakwah, pembangunan sarana ibadah, termasuk untuk membiayai dana penambahan kuota haji.

BPKH sangat mendukung penambahan kuota haji, untuk mengurangi daftar tunggu yang semakin panjang. Utamanya alokasi penambahan kuota haji untuk mengakomodir jemaah haji lansia,” pungkasnya. [jie]





Komentar Pembaca
Foto: Taman Kota

Foto: Taman Kota

RABU, 16 SEPTEMBER 2020 , 14:52:00

Wisuda Drive Thru di UPGRIS Semarang

Wisuda Drive Thru di UPGRIS Semarang

SABTU, 29 AGUSTUS 2020 , 12:14:00

Alat Berat Eksplorasi Alam

Alat Berat Eksplorasi Alam

SABTU, 26 SEPTEMBER 2020 , 15:09:00