Tanggul Jebol, Ratusan Hektar Sawah dan Rumah Warga Terendam Banjir

Daerah  KAMIS, 11 APRIL 2019 , 18:33:00 WIB | LAPORAN: ARIS WIBOWO

Tanggul Jebol, Ratusan Hektar Sawah dan Rumah Warga Terendam Banjir
RMOLJateng. Tanggul Sungai Reong, Desa Blerong, Kecamatan Guntur, Kabupaten Demak, jebol dan merendam ratusan hektar areal persawahan, Kamis(11/4) sore.

Selain menerjang areal persawahan, banjir juga menerjang puluhan rumah di dua desa di dua kecamatan.
 
Tanggul sedalam tiga meter yang berada di Dukuh Turus, Desa Blerong, Kecamatan Guntur, Kabupaten Demak, jebol sekitar pukul 15.20 WIB. Tanggul yang berada di sepanjang Sungai Reong, yang juga mengelilingi 125 hektar areal pertanian di desa setempat.
 
Tanggulnya tidak kuat menahan air sungai yang langsung menerjang areal pertanian yang memasuki masa tanam kedua. Ada sekitar 125 hektar areal pertanian mati,” ujar Kepala Desa Blerong, Sudarmono.
 
Selain itu, banjir akibat jebolnya tanggul, puluhan rumah di dua desa, yakni desa Blerong di Kecamatan Guntur dan Desa Pilangsari di Kecamatan Sayung, terendam banjir dengan ketinggian 30-40 cm.

Di Desa Pilangsari ada sekitar 47 rumah yang terendam banjir,” kata Perangkat Desa Pilangsark, Nasikun.
 
BPBD Kabupaten Demak mencatat ada sekitar 62 rumah di tiga dukuh Desa Blerong dan 47 rumah di Desa Pilangsari terdampak banjir akibat jebolnya tanggul Sungai Reong.

Hingga saat ini, petugas gabungan BPBD Kabupaten Demak masih melakukan antisipasi kembali meluapnya sungai. [hen]


Komentar Pembaca
Anies Baswedan Positif Covid-19

Anies Baswedan Positif Covid-19

SELASA, 01 DESEMBER 2020 , 11:51:49

Copot Baliho Habib Rizieq Tak Berizin oleh Satpol PP Kota Semarang
PROMO - UNDANGAN WEBINAR INTERNASIONAL

PROMO - UNDANGAN WEBINAR INTERNASIONAL

KAMIS, 19 NOVEMBER 2020 , 10:58:48

Arus Lalin Di Tol Kalikangkung Semarang

Arus Lalin Di Tol Kalikangkung Semarang

RABU, 28 OKTOBER 2020 , 18:16:00

Tradisi Maulid Nabi Di Kaliwungu Kendal

Tradisi Maulid Nabi Di Kaliwungu Kendal

RABU, 28 OKTOBER 2020 , 19:39:00

Penangkapan Tersangka Pengedar Uang Palsu Di Semarang