Smartfren Ajak Pelanggan Patuh Registrasi Kartu Prabayar

Ekonomi  JUM'AT, 04 MEI 2018 , 18:47:00 WIB | LAPORAN: HENDRATI HAPSARI

Smartfren Ajak Pelanggan Patuh Registrasi Kartu Prabayar

Foto : Dok

RMOL. Pemerintah melalui Kementerian Kominfo mewajibkan registrasi kartu prabayar sesuai dengan nomor induk kependudulan yang dimiliki. Smartfren mengajak pelanggannya untuk melakukan registasi sesuai peraturan tersebut.
"Registrasi Pelanggan Prabayar merupakan pendaftaran identitas diri wajib dilakukan oleh calon pelanggan dengan menggunakan data identitas kependudukan yang valid tercatat di Direktorat Jenderal Kependudukan & Pencatatan Sipil Kementerian Dalam Negeri Republik Indonesia," kata Regional Head North Central Java Smartfren, Litoco Gunawan, dalam siaran persnya, Jumat (4/5).

Pelanggan, lanjut dia, bisa bisa melakukan registrasi sendiri dengan cara mudah. Langkah berikutnya adalah melalui menu aktivasi yang muncul dari layar handphone pada saat registrasi nomor baru tekan*4444# dari menu dialer handphone. Ketiga khusus pelanggannya dan keempat Smartfren juga menyediakan laman khusus registrasi via website Smartfren dengan tautan: mysf.id/reg.

Dia menambahkan, jika pelanggan mengalami kendala pada saat melakukan registrasi, pelanggan dapat menghubungi layanan contact center. Pelanggan juga dapat melakukan registrasi kartu prabayarnya melalui galeri Smartfren yang tersebar di daerahnya masing masing ataupun melalui mitra outlet Smartfren terdekat. [hen]



Komentar Pembaca
Anies Baswedan Positif Covid-19

Anies Baswedan Positif Covid-19

SELASA, 01 DESEMBER 2020 , 11:51:49

Copot Baliho Habib Rizieq Tak Berizin oleh Satpol PP Kota Semarang
PROMO - UNDANGAN WEBINAR INTERNASIONAL

PROMO - UNDANGAN WEBINAR INTERNASIONAL

KAMIS, 19 NOVEMBER 2020 , 10:58:48

Arus Lalin Di Tol Kalikangkung Semarang

Arus Lalin Di Tol Kalikangkung Semarang

RABU, 28 OKTOBER 2020 , 18:16:00

Tradisi Maulid Nabi Di Kaliwungu Kendal

Tradisi Maulid Nabi Di Kaliwungu Kendal

RABU, 28 OKTOBER 2020 , 19:39:00

Penangkapan Tersangka Pengedar Uang Palsu Di Semarang