Kapal Batang Kecelakaan di Karimunjawa, 5 ABK Meninggal dan 1 Hilang

Kecelakaan laut kembali menimpa nelayan dari Kabupaten Batang. Terbaru Kapal Motor Nelayan (KMN) Prima United tenggelam hingga mengakibatkan lima anak buah kapal (ABK) meninggal dunia dan satu hilang.


Ketua Himpunan Nelayan Seluruh Indonesia (HNSI) Batang, Teguh Tarmujo menyebutkan peristiwa itu terjadi sekitar pukul 07.45. Lokasinya di  di sebelah pulau Parang, Kepulauan Karimunjawa, Kabupaten Jepara. 

"Kejadiannya begitu cepat. Informasi yang kami terima, kapal itu tenggelam karena gelombang tinggi. Kapal baru melakukan tabung jaring pertama dengan gerak kapal memutar, saat itu kena gelombang tinggi," katanya, Senin (22/8) sore. 

Ketika itu nahkoda tidak bisa menguasai kapal hingga akhirnya tenggelam. Total jumlah ABK mencapai 14 orang. Sejumlah delapan ABK selamat, lima meninggal dan satu hilang. 

Teguh menyebut KMN Prima United adalah milik Gunawan warga Klidang Lor,  Batang. Pihaknya sudah berkoordinasi dengan sejumlah pihak mulai dari Satpolairud hingga desa. 

"Kami juga mendatangi rumah para korban untuk menginformasikan kejadian ini. Sebagian besar mereka sudah tahu saat kami ke sini," jelasnya. 

Ia mengatakan bahwa KPN Prima United berangkat sdari Pelabuhan Batang pada Minggu (21/8) pagi. Awalnya, nahkoda kapal adalah Gunawan. Lalu, ternyata pemilik kapal sakit dan sempat kembali ke Pelabuhan Batang. Kemudian, kapal kembali berlayar dengan nahkoda Slamet Sutoyo. 

Informasi kecelakaan kapal itu diketahui melalhu Radio dari KMN Alam Rahayu dan KMN Jati Unggul 2. KMN Jati Unggul Jaya 2 berhasil menolong ABK  11 orang. Kondisinya lima orang meninggal dunia dan enam orang selamat. Kemudian kru KMN Alam Rahayu menolong dua ABK dalam kondisi Selamat.