Hendi Janjikan Bonus Untuk Peraih Medali Emas

Walikota Semarang, Hendrar Prihadi, melepas atlet PON 2021 ke Papua dari Kota Semarang yang akan bertanding mewakili kontingen Jawa Tengah.


Hendi, sapaan akrab Walikota Semarang, meminta atlet yang berangkat ke Papua untuk bisa membuktikan diri dalam ajang Nasional tersebut atas latihan yang selama ini sudah di jalani.

"Saya memotivasi mereka mudah-mudahan ada kontribusi yang signifikan untuk bisa meraih medali emas untuk kontingen Jawa tengah," kata Hendi, usai melepas atlet PON di lobby kantor Walikota, Kamis (23/9) sore.

PON 2021 Papua yang akan dimulai pada 2 Oktober 2021 nanti, diikuti oleh 94 atlet dari kota Semarang dari 25 cabang olahraga dan dua eksebisi yakni E sport dan Jujitsu.

Terkait dengan bonus, Hendi menyebut telah menyiapkan anggaran khusus untuk atlet dari Kota Semarang yang meraih medali emas. "Bonus sudah dirancang dan disiapkan anggaran tapi besar kecilnya nanti biar dari KONI yang mengatur yang jelas kami sudah beri tambahan anggaran," bebernya.

Sementara itu, Ketua KONI Kota Semarang, Arnaz Agung Andrarasmara mengatakan atlet yang berangkat ke PON kali ini adalah atlet yang dipersiapkan untuk ajang Porprov 2022 mendatang.

Terkait dengan bonus yang dijanjikan Walikota Semarang, Arnaz menyebut akan ada bonus kisaran Rp 10 juta untuk peraih emas.

"Untuk bonus kisaran nya diatas Rp 10 juta untuk peraih medali emas yang sudah disiapkan oleh Pak Wali melalui anggaran pemerintah kota Semarang," jelas Arnaz.

Target yang dipatok untuk Kota Semarang, lanjut Arnaz, diharapkan bisa menyumbang 8 hingga 10 medali emas. "Target Jateng meraih 45 medali emas kali Semarang diharapkan bisa menyumbang 8-10 medali emas baik perorangan maupun beregu," bebernya.

Arnaz menyebut ada tiga cabang olahraga yang menjadi andalan atlet dari Kota Semarang yakni Senam, Bola Tangan dan Menembak.

Disinggung soal kendala yang dihadapi saat masa latihan di musim pandemi ini, Arnaz mengaku tidak banyak kendala yang berarti. Bahkan pihaknya memiliki tim khusus untuk memonitoring dan mengevaluasi atlet perorangan yang latihan melalui video.

"Karena ini adalah bagian dari tanggung jawab mereka saat dipilih dalam program Semarang Emas nantinya mereka memberikan laporan melalui video kepada pelatih dan KONI saat latihan di rumah," tandasnya.