Pilkada 2020 Purbalingga, Koalisi Pelangi Berpotensi Pecah

Politik  SELASA, 25 FEBRUARI 2020 , 18:06:00 WIB | LAPORAN: PRAYITNO

Pilkada 2020 Purbalingga, Koalisi Pelangi Berpotensi Pecah
RMOLJateng. Menjelang Pilkada 2020 Purbalingga 23 September 2020, Koalisi Pelangi yang dimotori PKB dan beranggotakan Gerindra, PAN, PKS, Demokrat, Hanura, Nasdem dan Partai Berkarya berpotensi pecah.  

Pasalnya, saat ini ada sejumlah Bacabup dan Bacawabup yang bersaing ketat untuk mendapatkan rekomendasi.

Terdapat 7 Bakal Calon Bupati (Bacabup) yang sudah mendaftar ke Koalisi Pelangi. Masing-masing Suparno, Muhammad Zulhan Fauzi, Sugeng, Agus Sarkoro, Anshori, Imam Maliki dan Slamet Wahidin. S

elain itu terdapat 6 Bakal Calon Wakil Bupati (Bacawabup) yang sudah mendaftar. Masing-masing Ken Ragil Turyono, Panca Priyana, Suwito, Aji Wirawan, Karsono dan Adi Yuwono.

Dua nama Bacabup menguat yaitu Muhammad Sulhan Fauzi (Oji) dan Agus Sarkoro. Persaingan saat ketat. Bisa jadi jika salah satu nama memperoleh rekomendasi PKB, maka nama lain akan keluar dari koalisi dan menggalang koalisi dengan parpol lain,” kata pengamat politik Unsoed Indaru Setyo Nurprojo, Selasa (25/2).

Dikatakan Indaru, pilkada 2020 Purbalingga diprediksi akan diikuti oleh tiga Pasangan Calon (Paslon). Kendati saat ini baru terdapat dua kubu yang berhadapan, namun munculnya paslon ketiga merupakan keniscayaan. 

Saat ini sudah ada satu Paslon yang diusung oleh koalisi PDIP dan Golkar, yaitu Dyah Hayuning Pratiwi-Sudono (Tiwi-Dono).

"Di seberang ada 7 Bacabup dan 6 Bacawabup yang digalang Koalisi Pelangi,” tandas dosen Fisipol ini. [jie]

Komentar Pembaca