Komplotan Pembobol ATM Dibekuk, Dua Pelaku Buron

Hukrim  SENIN, 24 FEBRUARI 2020 , 12:39:00 WIB | LAPORAN: IMAM RAHMAYADI

Komplotan Pembobol ATM Dibekuk, Dua Pelaku Buron
RMOLJateng. Petugas Subdit Jatanras Ditreskrimum Polda Jateng bekerjasama dengan Unit Resmob Polres Magelang membekuk dua pelaku pembobolan mesin Anjungan Tunai Mandiri (ATM) BCA Toko Oleh oleh Tape Ketan Jaln Pemuda No 181 dan Wonosari Desa Gunungpring Kecamatan Muntilan Kabupaten Magelang, Selasa (4/2) sekitar pukul 05.00.

Sebelum diringkus, komplotan ini berhasil membawa kabur uang Rp891 juta. Sementara seorang pelaku berhasil ditangkap oleh Polda Metro Jaya.

Tiga orang pelaku berhasil diringkus adalah Simyati, alias SYT, 40, berperan menerima hasil dari kejahatan pencurian mesin ATM. Adang Subrana alias AD, 40, berperan mengambil barang hasil kejahatan dan membuka mesin ATM.

Satunya adalah Yanto berperan sebagai driver. Ketiganya diringkus dirumah masing-masing di Kabupaten Badung pada Rabu (12/2) sekitar pukul 16.00.

"Dua orang ditangkap di Polda Jateng, dan satunya ditangani oleh kepolisian di Jakarta terkait kasus penipuan. Dua orang lainnya masih buron," ungkap Kabid Humas Polda Jateng, Kombes Iskandar Fitriana Sutisna, saat di Mapolda Jateng, Senin (24/2).

Dua pelaku yang masih buron adalah Syaful berperan mempunyai ide atau gagasan, mengambil barang hasil kejahatan, menentukan sasaran, menyediakan alat, membagi uang hasil kejahatan. Satunya bernama Supardi berperan mengambil barang hasil kejahatan dan membuka mesin ATM.

"Kami tegaskan, untuk pelaku yang masih DPO untuk segera menyerahkan diri. Kami akan melakukan tindakan tegas terukur," tegasnya.

Selanjutnya pelaku digelandang ke Mapolda Jateng untuk dilakukan proses hukum selanjutnya dan pengembangan lebih lanjut. Barang bukti yang turut disita, diantaranya adalah yang tunai Rp 82.238.000, diduga hasil kejahatan.

Satu unit Daihatsu Luxio nopol B 1363 FRZ, satu unit KBM Honda SUPRA X 125, satu unit KBM Honda Beat, potongan bagian mesin ATM BCA terdiri dari potongan cover depan dan empat buah box penyimpan uang. Selain itu, ada satu buah tabung oksigen dan selang las.

Pengungkapan kasus ini setelah pihak kepolisian mendapat laporan. "Pelaku melakukan perbuatan tersebut dengan cara masuk kedalam ruang ATM BCA melalui pintu yang tidak terkunci. Kemudian pelaku merusak mesin ATM BCA menggunakan mesin las, setelah itu mengambil mesin ATM BCA beserta brangkas selanjutnya pelaku membawa mesin ATM BCA keluar melalui pintu," katanya.

Uang tersebut sudah dibagi-bagi oleh pelaku. Sisa uang yang menjadi barang bukti sejumlah Rp82.238.000 juta.

Para pelaku ini telah melakukan aksi kejahatan berulang kali. Komplotan ini merupakan residivis.

"Jadi mereka ini awalnya ketemunya di dalam Lapas, kemudian saling membicarakan untuk kembali melakukan aksi kejahatan," katanya.

Saat ini, dua pelaku Simyati dan Aean masih mendekam di ruang tahanan Mapolda Jateng untuk dilakukan proses hukum selanjutnya. Akibat perbuatanya, pelaku dijerat pasal Pasal 363  KUHPidana dengan ancaman hukuman lima tahun penjara. [hen]

Komentar Pembaca
Sertijab Pejabat Utama Polrestabes Semarang

Sertijab Pejabat Utama Polrestabes Semarang

SELASA, 10 MARET 2020 , 08:51:00

Demo Guru Swasta di Semarang

Demo Guru Swasta di Semarang

SENIN, 17 FEBRUARI 2020 , 16:10:00

Walikota Semarang Hendrar Prihadi Terima Kunjungan DPRD DKI Jakarta