Bawaslu Ingatkan Netralitas Aparat

Politik  KAMIS, 20 FEBRUARI 2020 , 18:00:00 WIB | LAPORAN: ALMIRA NINDYA

Bawaslu Ingatkan Netralitas Aparat
RMOLJateng. Bawaslu Sukoharjo menyurati tiga pimpinan yakni Bupati Sukoharjo, Kapolres Sukoharjo dan Dandim 0726/Sukoharjo soal netralitas ASN/TNI/Polri.

Hal ini menyusul turunnya surat dari Komisi Aparatur Sipil Negara (KASN) yang meminta Bawaslu memanggil lima ASN Sukoharjo yang diduga melanggar netralitas jabatan.
 
"Kami sudah mengirimkan surat perihal netralitas ASN/TNI dan Polri. Kami kirimkan pada bupati, kapolres dan Dandim Sukoharjo. Hal ini untuk menyamakan persepsi tentang aturan netralitas ASN, TNI dan Polri di Sukoharjo," kata Ketua Bawaslu Sukoharjo, Bambang Muryanto, Kamis (20/2).
 
Untuk surat kepada Bupati dan Kapolres dikirimkan melalui kurir, sedangkan Dandim Sukoharjo Letnan Inf Chandra Arijadi Prakosa berkenan menerima seluruh komisioner Bawaslu secara langsung.
 
Dandim Sukoharjo Letnan Inf Chandra Ariyadi menyambut baik koordinasi yang dilakukan bawaslu. Bahkan seluruh komisioner Bawaslu Sukoharjo berkesempatan hadir langsung.
 
"Kami mendapatkan informasi mengenai aturan aturan dalam kepemiluan khususnya untuk pilkada tahun ini. Sekaligus kami menegaskan bahwa seluruh anggota militer dan ASN Kodim Sukoharjo menyatakan netral tidak berpolitik praktis," tegas Dandim.
 
Pihaknya juga menyatakan siap mendukung setiap tahapan pilkada, khususnya dalam sisi keamanan bersama dengan Polres Sukoharjo. [hen]


Komentar Pembaca