Kasus Bullying Purworejo, Kadinas Jamin Korban Bisa Masuk SMPN Iklusi

Pendidikan  SENIN, 17 FEBRUARI 2020 , 13:55:00 WIB | LAPORAN: MARNIE UTAMINING

Kasus Bullying Purworejo, Kadinas Jamin Korban Bisa Masuk SMPN Iklusi
RMOLJateng. Kasus Bullying Purworejo yang dilakukan oleh anak-anak SMP swasta di Kecamatan Butuh, membuat prihatin banyak pihak.

Dalam rangka mencegah terulangnya perundungan di lingkungan sekolah, Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olah Raga Kabupaten Purworejo mencanangkan gerakan sekolah ramah anak dan stop bullying atau perundungan, Senin (16/2).

Acara yang bertempat di SMPN 1 ini dihadiri oleh Pengawas, Ketua MKKS dan para kepala sekolah SMP negeri dan swasta.

"Mengapa anak-anak seusia itu bisa bertindak brutal seperti dalam video, pasti banyak aspek yang mempengaruhi. Saya himbau agar sekolah, jangan mengeluarkan anak didiknya yang dianggap nakal," kata Kadinas Dikpora, Sukmo Widi Harwanto dalam paparannya.

Tugas pendidik, lanjut Sukmo, bukan hanya mengajar, apalagi sekolah negeri yang merupakan kepanjangan tangan negara dalam menjamin warganya memperoleh pendidkan sesuai dengan Pasal 31 UUD'45.

"Memang paling gampang anak nakal itu ya dikeluarkan, guru dan kepala sekolahnya bisa terbebas dari anak tersebut. Namun aspek psikologi anak harus dipikirkan. Mereka juga ingin dihargai. Dikeluarkan bukan solusi," tandasnya.

Berkaca dari kasus Bullying Purworejo, ketiga tersangka sebelumnya merupakan murid salah satu sekolah negeri di Kecamatan Butuh yang dikeluarkan dengan alasan nakal.

Mengenai korban Bullying Purworejo, CA Sukmo sudah diperintah oleh Bupati agar jika mau pindah sekolah harus difasilitasi dan Pemkab akan membiayainya.

"Ada tiga SMP negeri inklusi di Purworejo, yaitu SMPN 4, SMPN 33 dan SMPN 13. Jika korban mau pindah ke SMPN inklusi, saya jamin akan diterima," kata Sukmo. [jie]


Komentar Pembaca
Sertijab Pejabat Utama Polrestabes Semarang

Sertijab Pejabat Utama Polrestabes Semarang

SELASA, 10 MARET 2020 , 08:51:00

Demo Guru Swasta di Semarang

Demo Guru Swasta di Semarang

SENIN, 17 FEBRUARI 2020 , 16:10:00

Walikota Semarang Hendrar Prihadi Terima Kunjungan DPRD DKI Jakarta