Tolak Pembatalan 56 Sertifikat, Warga Kebonharjo Semarang Pasang Spanduk Penolakan

Peristiwa  SENIN, 17 FEBRUARI 2020 , 12:47:00 WIB | LAPORAN: PRABOWO

Tolak Pembatalan 56 Sertifikat, Warga Kebonharjo Semarang Pasang Spanduk Penolakan

RMOL Jateng

RMOLJateng. Warga Kampung Kebonharjo, Semarang menolak keras pembatalan sertifikat warga desa tersebut.

Penolakan itu diwarnai dengan pemasangan spanduk penolakan di sekitar lingkungan mereka.

Penolakan tersebut lantaran dibatalkannya 56 sertifikat milik warga Kebonharjo sebagaimana isi surat Badan Pertanahan Nasional (BPN) Jateng yang dikirimkan ke BPN Kota Semarang tertanggal 28 Januari 2020.

Koordinator Forum Warga Kebonharjo, Suparjo mengatakan, telah mengikuti peraturan pemerintah.

"Kami menolak pembatalan sertifikat. Kami sudah sesuai dengan aturan yang ditetapkan pemerintah," kata dia, Senin (17/2).

Menurut Suparjo, PT. KAI melakukan hal semena-mena lantaran melakukan eksekusi lahan tanpa adanya putusan dari pengadilan negeri.

"PT KAI pada tanggal 19 Mei 2016 melakukan eksekusi tanpa pengadilan. Padahal posisi warga Kebonharjo sesuai aturan pemerintah," tegas dia.

Lebih jauh, Suparjo menambahkan warga tidak merasa keberatan dengan rencana reaktivasi rel kereta ke Pelabuhan Tanjung Emas.

Namun menurutnya, harus ada langkah yang baik dan layak bagi warga sesuai kesepakatan antara warga, DPD, dan PT. KAI pada Oktober 2017 silam.

"Kami minta ganti untung sesuai dengan kesepakatan. Kalau Rp250 ribu itu tidak manusiawi. Bukan kami menghalangi, namun kami minta diperhatikan sebagaimana layaknya," katanya. [hen]



Komentar Pembaca