Benahi Lampu Merkuri, Ngatmo Tewas Kesetrum

Peristiwa  MINGGU, 16 FEBRUARI 2020 , 16:20:00 WIB | LAPORAN: ALMIRA NINDYA

Benahi Lampu Merkuri, Ngatmo Tewas Kesetrum

Proses evakuasi korban/RMOLJateng

RMOLJateng. Waspada bagi warga yang hendak membenahi kelistrikan, apalagi yang berdekatan dengan jaringan listrik PLN. Demi keamanan dan keselamatan, lebih baik menghubungi petugas PLN.

Agar peristiwa seperti yang dialami Ngatmo (36) warga Tumpaksari, desa Gupit, kecamatan Nguter, kabupaten Sukoharjo, tidak terjadi lagi.

Diketahui Ngatmo meninggal usai kesetrum saat membenahi kabel di tiang listrik lampu merkuri depan Rumah Makan Bakso Pak Gimin Tumpaksari RT. 1 RW. 3 Gupit, Nguter, Minggu (16/2/2020) siang.

Menurut saksi mata, Ferry (31) warga setempat, mengatakan korban naik ke tiang listrik, hendak membenahi kabel yang menyalur ke rumah tetangga korban, Slamet. Nahas, karena tidak paham jalur kelistrikan korban tersetrum.

Peristiwa tersebut langsung dilaporkan warga ke Polsek Nguter, PLN, dan Damkar Sukoharjo. Petugas langsung merapat ke TKP dan melakukan evakuasi terhadap korban.

Ketika dikonfirmasi, Plt Kapolsek Nguter IPTU Winardi, membenarkan peristiwa tersebut, dan pihaknya sudah melakukan upaya penyelamatan.

"Saat usai dievakuasi, korban masih hidup dan sempat dilarikan ke Rumah Sakit PKU Muhammadiyah Nambangan, namun saat tengah dilakukan tindakan medis, korban akhirnya meninggal dunia," kata IPTU Winardi.

Pihaknya berpesan pada masyarakat agar berhati-hati dalam melakukan kegiatan yang berhubungan dengan kelistrikan. Hal tersebut wajib dilaporkan pada petugas PLN, demi keamanan. [jie]







Komentar Pembaca