Utang BPJS Ke RS Rembang Mencapai Rp45,3 Miliar

Daerah  SELASA, 04 FEBRUARI 2020 , 09:24:00 WIB | LAPORAN: DARYONO

Utang BPJS Ke RS Rembang Mencapai Rp45,3 Miliar
RMOLJateng. Sampai akhir Januari,  tunggakan klaim atau tagihan BPJS Kesehatan Cabang Pati kepada dua rumah sakit di Rembang mencapai Rp 45.370.234.100.

Tunggakan klaim diatas berasal dari layanan pasien BPJS di RS dr R Sutrasno dan RS Arafah.

Rinciannya klaim dari RS Dr Sutrasno sebesar Rp41.770234.100 dan kepada RS Arafah sebesar Rp3,6 miliar.

Menurut informasi yang dikumpulkan RMOLJateng Selasa (4/2) pagi, untuk tunggakan klaim RS Dr Sutrano berasal dari tagihan selam lima bulan Agustus-Desember 2019.

BPJS Pati terakhir membayar klaim layanan kesehatan di RSUD dr Sutrasno 16 Januari sebesar Rp7,4 miliar.

Kabid Pengembangan dan Informasi RSDUDr Sutrano Rembang, Nurdin Fahrudin membenarkan, hal tetsebut.

Pihaknya sudah mengajukan tagihan untuk Agustus-Desember 2019.

Saat ini BPJS masih melakukan verifikasi untuk tagihan Agustus-September, sedan yang tagihan Oktober-Desember belum diverifikasi,” terangnya.

Dia menambahkan, untuk mengatasi kebutuhan biaya operasional rumah sakit, pihaknya terpaksa pinjam jangka ke bank.

Jika mengacu pada ketentuan tertulis di BPJS, idealnya tagihan layanan kesehatan dibayarkan sebulan setelah layanan dilakukan. Misalnya layanan Januari jadi dibayarkan Februari,” tutur Nurdin.

Dia juga menuturkan, dari hasil koordinasi dengan BPJS Kesehatan beberapa waktu lalu, tunggakan tagihan sepanjang 2019 baru akan dibayarkan Maret 2020.

Sehingga harapan pembayaran klaim layanaan kesehatan tiap bulan,  mungkin baru bisa dimulai Juli 2020.

Dia menyebutkan, besaran klaim layanaan kesehatan di RSUD dr Sutrasno antara Rp6-7 miliar/ bulan.
Sedang pasien rawat inap mencapai Rp2 miliar.

Kepala BPJS Kesehatan Rembang, Slamet Widodo ketika dikonfirmasi tidak menampik data diatas.

Dia mengatakan, klaim tagihan layanan kesehatan rumah sakit harus melalukan proses verifikasi.

Klaim wajib yang kami hitung sebagai piutang adalah pelayanan Agustus 2019 sebesar Rp7,2 miliar. Sedang klaim diluar itu belum termasuk kewajiban,” pungkasnya. [hen]

Komentar Pembaca