Subsidi Gas Melon Dicabut, Disdag Kudus Tunggu Kelanjutan Pusat

Ekonomi  KAMIS, 23 JANUARI 2020 , 16:24:00 WIB | LAPORAN: MUHAMMAD OLIEZ

Subsidi Gas Melon Dicabut, Disdag Kudus Tunggu Kelanjutan Pusat
RMOLJateng. Dinas Perdagangan (Disdag) Kabupaten Kudus hingga kini masih menunggu kelanjutan dari rencana pencabutan subsidi gas elpiji 3 kilogram atau gas melon.

Namun diprediksi, jika rencana itu dilakukan akan menimbulkan inflasi.

"Kita masih tunggu kelanjutannya seperti apa," kata Kabid Perdagangan, Promosi dan Perlindungan Konsumen Disdag Kudus, Imam Prayitno, Kamis (23/1).

Kendati demikian, Imam mengaku, menyambut gembira bila memang pemerintah menghapus subsidi elpiji 3 kilogram. Sebab, subsidinya bisa dialihkan ke bidang lainnya.

Dia menjelaskan, dukungannya terhadap wacana keputusan pemerintah itu di dasari pada realita lapangan karena gas melon dijual dengan harga di atas Harga Eceran Tertinggi (HET) yang ditentukan.

"Diperbup sudah ada. HET gas melon di pangkalan Rp16 ribu. Sedangkan untuk di pasaran Rp18 ribu. Tapi masyarakat ada yang masih membeli Rp20-25 ribu," bebernya.

Selain itu, pihaknya juga menilai subsidi gas melon yang dilakukan Pemerintah selama ini juga kurang tepat. Sebab masih banyak warga mampu ikut menikmati subsidi tersebut.

"Tapi kalau subsidi dicabut, nanti akan timbul inflasi," imbuhnya. [hen]

Komentar Pembaca
Pasar Semawis 2020 Di Semarang

Pasar Semawis 2020 Di Semarang

JUM'AT, 17 JANUARI 2020 , 14:10:00

Suasana Alun-Alun Semarang

Suasana Alun-Alun Semarang

RABU, 22 JANUARI 2020 , 10:24:00

Demo Guru Swasta di Semarang

Demo Guru Swasta di Semarang

SENIN, 17 FEBRUARI 2020 , 16:10:00