Beri Pengarahan Di RSUD Margono Soekarjo, Ganjar Minta Petugas Layani Masyarakat Miskin

Kesehatan  SELASA, 21 JANUARI 2020 , 19:16:00 WIB | LAPORAN: PRABOWO

Beri Pengarahan Di RSUD Margono Soekarjo, Ganjar Minta Petugas Layani Masyarakat Miskin
RMOLJateng. Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo, menginginkan adanya manajemen rumah sakit yang lebih fresh dalam menyosialisasikan layanan kesehatan kepada masyarakat.

Hal itu dia sampaikan saat memberikan pengarahan kepada para staf dan petugas RSUD Margono Soekarjo, Banyumas, Selasa (21/1) sore.

Dalam pengarahannya, Ganjar menegaskan integritas sangat diperlukan bagi petugas rumah sakit dalam melayani masyarakat.

"Saya percaya pada RSUD Margono. Tapi  jangan sampai lalai. Kita harus tetap on the track, patuh pada regulasi dan meningkatkan nilai pelayanan, integritas adalah nomor satu," kata Ganjar.

Lebih jauh, Ganjar meminta kepada jajaran rumah sakit agar jangan sampai menolak orang miskin yang datang berobat.

Dia memerintahkan agar pihak rumah sakit membuat manajemen yang mampu mengakomodasi masyarakat miskin.

"Pertama agar bisa memudahkan, kemudian bisa membantu. Jangan pernah menolak orang miskin, karena itu sangat menyakitkan. Kadang ada cara yang bisa dilakukan melalui iuran atau baznas," katanya.

Tak hanya itu, menurut Ganjar biaya berobat bagi orang miskin jangan hanya dibebankan kepada pihak rumah sakit saja. Dia menyatakan siap membantu apabila memang ada orang miskin yang sakit dan tidak memiliki BPJS.

"Namun yang belum punya BPJS kita bisa bantu. Saya juga bisa bantu, jadi jangan dibebankan pada pak dirut dan rumah sakit, kita gotong royong," tandasnya.

Disinggung mengenai inovasi BPJS, Ganjar mengatakan beberapa rumah sakit di wilayah Pemprov Jateng sedang berupaya membuat inovasi untuk melayani masyarakat.

Bagi dia, inovasi ini harus dapat menjawab kebutuhan masyarakat agar bisa cepat ditangani saat berobat.

"Ini sedang dibahas  bentuknya bisa aplikasi, atau meja bersama, atau apapun yang bertujuan membantu masyarakat. Agar saat datang berobat, bisa langsung ditangani dengan cepat. Ini yang kami harap bisa jadi inovasi," pungkas dia. [jie]





Komentar Pembaca