Membuat Resah, Pemabuk Di Rembang Dibekuk Polisi

Hukrim  KAMIS, 16 JANUARI 2020 , 07:58:00 WIB | LAPORAN: DARYONO

Membuat Resah, Pemabuk Di Rembang Dibekuk Polisi
RMOLJateng. Seorang pria mabuk bernama Ahmad Giarto alias Mat (25) warga Desa Kuangsa, Kalioru, Rembang, diamankan Polsek Rembang Kota, Rabu (15/1/2020) malam.

Selain mabuk, pemuda tersebut juga membuat keributan di warung kopi (warkop) daerah RT 01 RW 01 Desa Ketanggi, Kecamatan Rembang Kota.
 
Selain itu, Mat juga membawa senjata tajam. Keributan itu membuat pemilik Warkop bernama Yogi, melaporkan ke Polsek Rembang Kota.
 
"Terjadi keributan di Warkop, dimana pelaku dalam kondisi mabuk sehabis minum miras,” kata Kapolsek Rembang Kota AKP Haryanto, Kamis (16/1/2020).
 
Menurutnya, pada saat kejadian, pelaku membawa sebuah celurit dan sebuah garu. Saat satuan Sabhara tiba di TKP, pelaku mencoba melarikan diri.
 
"Sehingga aparat kepolisian melakukan pencarian terhadap pelaku dan berhasil ditemukan di warkop sebelah Timur lapangan Desa Ketanggi, Kecamatan Rembang Kota," terang Haryanto.

Haryanto menambahkan, barang bukti yang berhasil diamankan dari pelaku adalah satu buah celurit dan satu buah garu bergagang kayu bambu. Saat ini, pelaku sudah diamankan di Polsek Rembang Kota.
 
Sementara itu, menjamurnya warkop di Rembang, membuat keprihatinan dan keresahan masyarakat sekitar. Sebab, warkop yang berdekatan pemukiman warga itu membunyikan suara musik dengan keras.

Selain itu, banyak pengunjung yang bernyanyi dan disinyalir warkop juga menjual minuman keras. Hal itu semua membuat warkop menjadi rawan keributan, seperti yang terjadi di Warkop Novi.

Sementara di WhatsApp grup (WAG) warga RT 01/RW 01 Desa Ketanggi, banyak sekali cuitan warga desa tentang maraknya warkop yang ada di desa mereka.

Keberadaan warkop tersebut sudah meresahkan masyarakat. Salah satu tulisan di WAG ada yang mengatakan, harus ada tindakan  lanjut lebih soal itu.
 
"Karena sudah sering terjadi perkelahian di area warkop sebelah Barat desa. Mereka yang berkelahi bukan dari warga Desa Ketanggi. Orang luar membuat kegaduhan yang ujung-ujungnya meresahkan masyarakat desa,” ujarnya.
 
Kepala Desa Ketanggi Jaka Sutaya mengakui, memang benar terjadi keributan di salah satu warkop yang berada di wilayah Desa Ketanggi.  
 
"Pelaku dalam kondisi mabuk,” kata Jaka Sutsya. [jie]

Komentar Pembaca
Pasar Semawis 2020 Di Semarang

Pasar Semawis 2020 Di Semarang

JUM'AT, 17 JANUARI 2020 , 14:10:00

Suasana Alun-Alun Semarang

Suasana Alun-Alun Semarang

RABU, 22 JANUARI 2020 , 10:24:00

Demo Guru Swasta di Semarang

Demo Guru Swasta di Semarang

SENIN, 17 FEBRUARI 2020 , 16:10:00