Ganjar : Menebang Satu Pohon Akan Disanksi Menanam 1000 Pohon

Daerah  RABU, 15 JANUARI 2020 , 16:27:00 WIB | LAPORAN: MUHAMMAD OLIEZ

Ganjar : Menebang Satu Pohon Akan Disanksi Menanam 1000 Pohon
RMOLJateng. Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo meminta masyarakat di kawasan Pegunungan Patiayam Kabupaten Kudus agar membuat kesepakatan sanksi sosial bagi penebang pohon.

Sanksi itu yakni dengan menanam 1000 pohon apabila ada warga yang kedapatan menebang satu pohon.

"Kalau kesepakatan itu dilakukan, maka semua masyarakat akan menjaga ekosistem di wilayah hulu seperti ini dari penggundulan hutan," kata Ganjar saat menghadiri acara penanaman pohon dan reboisasi di kawasan Pegunungan Patiayam Kudus, Rabu (15/1).

Dalam kesempatan itu, Ganjar bersama Kepala BNPB Doni Monardo mengajak masyarakat dari berbagai elemen untuk giat menanam.

Sebanyak 1000 pohon ditanam di lokasi pegunungan Patiayam yang memang gundul itu. Selain di Patiayam, Ganjar dan Doni juga melakukan penanaman pohon di Pegunungan Kendeng di Kabupaten Pati.

"Hari ini semuanya kami ajak menanam. Ada pak Doni dari BNPB, pak Bupati, masyarakat, petani dan pelajar semuanya menanam. Ini waktu yang tepat bagi kita menanam untuk menghijaukan kembali lahan-lahan yang kritis," ucapnya.

Pengembalian ekosistem di kawasan hulu, lanjut dia, menjadi cara ampuh untuk menanggulangi bencana khususnya banjir.

Sebab menurutnya, banjir yang terjadi selama ini, dikarenakan sungai-sungai yang dipenuhi sedimentasi.

"Darimana sedimentasi itu, ya dari kawasan hulu ini. Karena gundul, maka tanah dari perbukitan lari ke sungai sehingga menimbulkan sedimentasi. Hasilnya, sungai penuh sedimentasi dan air pasti meluap," tegasnya.

Ganjar menerangkan, mayoritas kawasan hulu sungai-sungai di Jateng adalah kawasan Perhutani yang dimanfaatkan oleh masyarakat.

Untuk itu, ia meminta para petani di perhutanan sosial untuk tidak menebang pohon yang sudah ada.

"Jangan ditebang, justru harus ditambah agar wilayah hulu tidak gundul. Nanti akan kami gerakkan semuanya untuk melakukan reboisasi di wilayah-wilayah kritis di Jateng," pungkasnya. [hen]

Komentar Pembaca
Sertijab Pejabat Utama Polrestabes Semarang

Sertijab Pejabat Utama Polrestabes Semarang

SELASA, 10 MARET 2020 , 08:51:00

Demo Guru Swasta di Semarang

Demo Guru Swasta di Semarang

SENIN, 17 FEBRUARI 2020 , 16:10:00

Walikota Semarang Hendrar Prihadi Terima Kunjungan DPRD DKI Jakarta