Tiga Pelajar Tewas Tenggelam Di Embung

Peristiwa  SELASA, 14 JANUARI 2020 , 21:17:00 WIB | LAPORAN: M PUTRA ANANDA

Tiga Pelajar Tewas Tenggelam Di Embung
RMOLJateng. Tiga pelajar tewas tenggelam di dalam embung wikayah Kecamatan Kunduran dan Randublatung, Selasa (14/1) sore.

Di Kecamatan Kunduran, dua  pelajar bernama Fajar Wahyu Kusdianto (12) warga Desa Jagong RT 01/01 Kecamatan Kunduran dan Tegar Eko Prasetyo (13) warga Desa Jagong RT 03/01 Kecamatan Kunduran ditemukan tewas di dalam Embung Karanggeneng.

Kapolsek Kunduran, Iptu Lilik Eko mengatakan peristiwa bermula saat kedua korban bersama ketiga temannya berenang di Embung Karanggeneng sekitar pukul 13.30 WIB. Keduanya yang saat itu berenang bergendongan tiba-tiba terpeleset dan jatuh ke dalam Embung.

"Laporan masuk pukul 16.30 wib. Kronologisnya kedua korban ini berenang bergendongan lalu terpeleset ke dalam embung. Sebenarnya salah satu teman korban sempat menolong, cuma terpeleset juga. Selanjutnya temannya itu naik ke atas Embung dan minta pertolongan," kata Kapolsek kepada wartawan.

Dari pemeriksaan petugas Puskesmas setempat, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan.

Sementara itu, di Kecamatan Randublatung, kejadian serupa menimpa seorang pelajar bernama Adi Setyawan (16) warga Dukuh Giring RT 02 RW 04 Desa Sambowangan Kecamatan Randublatung.

Kapolsek Randublatung, AKP Supriyo mengatakan, peristiwa tersebut terjadi pukul 17.00 WIB di Embung Sambong.

Peristiwa bermula saat korban bersama rekannya berenang di Embung setempat. Setelah beberapa saat berenang, korban tidak kunjung muncul ke permukaan.

Melihat kejadian itu, teman korban lalu meminta tolong ke warga. Saat ditemukan, korban sudah tidak bernapas.

"Saat ditemukan bersama warga, korban ini dinaikkan ke daratan tapi sudah dalam kondisi tidak bernapas. Kemudian warga menghubungi petugas dan selanjutnya melakukan penyelidikan di lokasi," ungkap Supriyo.

Hasil pemeriksaan petugas kesehatan korban meninggal akibat tersumbatnya jaringan pernafasan perkusi paru redup.

"Tidak ada tanda kekerasan. Jadi murni karena masuknya air ke dalam saluran pernapasan akibat tenggelam," jelas Kapolsek. [jie]



Komentar Pembaca
Pasar Semawis 2020 Di Semarang

Pasar Semawis 2020 Di Semarang

JUM'AT, 17 JANUARI 2020 , 14:10:00

Suasana Alun-Alun Semarang

Suasana Alun-Alun Semarang

RABU, 22 JANUARI 2020 , 10:24:00

Demo Guru Swasta di Semarang

Demo Guru Swasta di Semarang

SENIN, 17 FEBRUARI 2020 , 16:10:00