Tolak Omnibus Law Ketenagakerjaan, KSPI Jateng Akan Turun Ke Jalan

Nusantara  SELASA, 14 JANUARI 2020 , 16:40:00 WIB | LAPORAN: PRABOWO

Tolak Omnibus Law Ketenagakerjaan,  KSPI Jateng Akan Turun Ke Jalan
RMOLJateng. Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) Jateng menegaskan sikap untuk menolak keras omnibus law cluster ketenagakerjaan.

Pasalnya menurut KSPI Jateng,  omnibus law hanya menguntungkan kepentingan para pengusaha. Sementara dari pihak buruh, akademisi dan daerah tidak dilibatkan sama sekali dan pembahasannya terkesan tertutup.

"Padahal, salah satu omnibus law tersebut berkaitan dengan kepentingan buruh dan daerah. Tidak ada kepentingan buruh yang terwakili dalam proses pembuatannya. Kami merasa kepercayaan diri pemerintah dalam menyusun omnibus law, ini tanpa melibatkan banyak pihak atau hanya pengusaha semata yang dilibatkan. Apakah ini hanya sebuah undang undang titipan dari kapitalis saja," kata Sekjend KSPI Jateng, Aulia Hakim, Selasa (14/1).

Aulia menambahkan, KSPI Jateng  mencatat 6 poin isu yang akan disahkan oleh pemerintah. Antara lain penghilangan upah minimum, penghilangan pesangon, fleksibilitas pasar kerja atau penggunaan outsourcing dan buruh kontrak diperluas, lapangan pekerjaan berpotensi diisi tenaga kerja asing unskill, jaminan sosial terancam hilang dan hilangnya sanksi pidana bagi pengusaha.
 
Bagi KSPI Jateng, pasal-pasal yang akan disahkan akan dilawan karena enam point itu sangat merugikan bagi para buruh.

Selain itu, yang membuat KSPI Jateng kecewa adalah  justru menteri tenaga kerja, Ida Fauziyah, mengatakan sudah melibatkan buruh dalam pembahasannya.

"Sangat sederhana, mengapa bila Ida Fauziyah mengatakan sudah melibatkan buruh justru semua Serikat buruh menolak omnibus law ini dan saya pikir beliau harus banyak belajar lagi tentang buruh," ketusnya.

Oleh karenanya, Aulia menegaskan pihaknya akan segera turun ke jalan untuk menyuarakan keberatan terhadap wacana omnibus law tersebut.

"KSPI Jateng akan turun ke jalan untuk menyuarakan penolakan Omnibus law. Kami sepakat tanggal 20 akan turun ke jalan," pungkas dia. [jie]





Komentar Pembaca
Melihat Aktivitas Bongkar Muat Kapal Laut

Melihat Aktivitas Bongkar Muat Kapal Laut

SABTU, 23 NOVEMBER 2019 , 09:51:00

Festival Kampung Gunung Telomoyo Magelang

Festival Kampung Gunung Telomoyo Magelang

JUM'AT, 29 NOVEMBER 2019 , 10:02:00

Lukisan Mural Rumah Peribadatan

Lukisan Mural Rumah Peribadatan

RABU, 27 NOVEMBER 2019 , 17:15:00