Tekan Tagihan Listrik, DPRD Kudus Dukung Pengadaan Ribuan Alat KWH

Pemerintahan  KAMIS, 09 JANUARI 2020 , 14:05:00 WIB | LAPORAN: MUHAMMAD OLIEZ

Tekan Tagihan Listrik, DPRD Kudus Dukung Pengadaan Ribuan Alat KWH
RMOLJateng. Tekan Tagihan Listrik, DPRD Kudus Dukung Pengadaan Ribuan Alat KWH Meter oleh Pemkab

Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kudus mendukung rencana Pemerintah Kabupaten Kudus terkait pengadaan ribuan alat Kilowatt Hour (KWH) meter.
Hal itu guna efisiensi tagihan listrik lampu penerangan jalan umum (LPJU) yang selama ini mencapai Rp 2,6 miliar tiap bulannya.
Ketua Komisi C DPRD Kudus Rinduwan mengatakan, pihaknya siap mendukung rencana tersebut. Namun, harus disertai dengan kajian yang kuat terkait manfaat dari KWH meter dalam menekan tagihan listrik.

"Kalau itu benar-benar bisa menghemat, akan kita dukung," katanya Kamis (9/1).

Kendati demikian, pihaknya menegaskan, rencana penganggaran pengadaan ribuan KWH meter tetap akan disesuaikan dengan kemampuan keuangan daerah. Mengingat, alokasi keuangan daerah tidak hanya untuk LPJU saja.

Usulan pengadaan ribuan KWH meter didasari klaim jika alat tersebut dapat menghemat pemakaian listrik pada LPJU hingga 50 persen. Hingga kini di Kudus baru ada 1.004 LPJU yang telah dilengkapi dengan KWH meter. Sementara sisanya sekitar 5.796 LPJU belum dilengkapi KWH meter.

Rinduwan juga meminta agar Dinas Perumahan, Kawasan Pemukiman dan Lingkungan Hidup (PKPLH) Kudus sebagai pihak yang bertanggung jawab dalam pengelolaan LPJU untuk memaksimalkan upaya pemeliharaannya. Hal ini menyusul banyaknya keluhan masyarakat terkait akan LPJU yang rusak.

"Kerusakan tidak hanya terjadi pada LPJU yang bersifat konvensional saja. Tetapi LPJU tenaga surya juga ada yang mengalami kerusakan," imbuhnya.[dit]


Komentar Pembaca
Pasar Semawis 2020 Di Semarang

Pasar Semawis 2020 Di Semarang

JUM'AT, 17 JANUARI 2020 , 14:10:00

Suasana Alun-Alun Semarang

Suasana Alun-Alun Semarang

RABU, 22 JANUARI 2020 , 10:24:00

Demo Guru Swasta di Semarang

Demo Guru Swasta di Semarang

SENIN, 17 FEBRUARI 2020 , 16:10:00