Dua Satpol PP Kabupaten Semarang Ditangkap Polisi

Hukrim  SELASA, 07 JANUARI 2020 , 16:41:00 WIB | LAPORAN: DHANI SETIAWAN

Dua Satpol PP Kabupaten Semarang Ditangkap Polisi
RMOLJateng. Dua anggota Satpol PP Kabupaten Semarang ditangkap Polres Semarang karena terindikasi terlibat penipuan seleksi pegawai honorer di lingkungan pemkab setempat.

Dua anggota Satpol PP diantaranya Ricky Indra Permana (25) warga Gedanganak Ungaran dan Danar Adi Prakoso (26) warga Gondoriyo, Bergas, Kabupaten Semarang.

Kedua orang ini saat ini ditahan di Mapolres Semarang untuk mempertanggung jawabkan perbuatannya.

Kedua tersangka kami jerat pasal 378 jo pasal 55 KUHP dengan ancaman hukuman maksimal empat tahun penjara," kata Kasat Reakrim Polres Semarang, AKP Rifeld Constantien Baba di Ungaran, Selasa (7/1).

Berdasarkan informasi dihimpun Ricky dan Danar merupakan rekan satu kerja di Satpol PP Kabupaten Semarang.

Mereka saling bagi tugas, Ricky sebagai perencana penipuan sekaligus pemalsu surat-surat perekrutan tiga dinas di lingkungan Pemkab Semarang.

Sementara Danar bertugas memperdaya korban penipuan.
Sekitar 15 orang telah diperdaya oleh Danar untuk menyetorkan sejumlah uang antara Rp10-20 juta agar bisa ditempatkan sebagai pegawai honorer seperti mereka.

Korban cukup menitipkan uang jutaan rupiah, ijasah, KTP dan Kartu Keluarga.
"Setelah menyetor uang, korban mendapatkan surat pemberitahuan diterima dan surat penandatanganan kontrak kerja yang mereka buat, dengan memalsukan stempel dan tanda tangan," ungkap Kasat.

Mereka ditangkap oleh jajaran Satreskrim Polres Semarang karena ada laporan dari korban yang merasa janggal karena setelah dikonfirmasi ke Pemkab Semarang tidak pernah ada lowongan tenaga honorer pada bulan Desember.

Mereka kami tangkap saat dinas, beserta barang bukti. Kami juga memperdalam penyidikan, kami amankan stempel palsu, seperangkat komputer di rumah tersangka dan buku tabungan untuk transaksi," ungkap Kanit 3 Satreskrim Polres Samarang, Iptu Herry Akhmadi.

Saat ini sudah ada 15 orang yang melapor menjadi korban penipuan dua orang ini. "Total kerugian sekitar Rp220 juta, berdasar pengakuan mereka gunakan untuk foya-foya di karaoke, dan ada yang untuk dibelikan cincin untuk pasangannya," ungkapnya.

Ricky mengaku seluruh perbuatannya ini untuk kesenangan pribadinya, tidak untuk disetorkan pada siapapun.

"Tidak ada uang yang saya setorkan, kepada siapapun, baik senior atau atasan, ini untuk kami pribadi," ujar Ricky yang mulai bekerja sebagai Satpol PP pada 2017 lalu. [hen]

Komentar Pembaca
Gedung DPR Kebakaran

Gedung DPR Kebakaran

SENIN, 24 FEBRUARI 2020 , 13:55:07

30 Tahun MURI, Bakti Sosial ke Kampung Sumur

30 Tahun MURI, Bakti Sosial ke Kampung Sumur

SELASA, 11 FEBRUARI 2020 , 11:44:12

[FULL] | Singgung Film Avengers: Endgame, Pidato Jokowi di Parlemen Australia
Pasar Semawis 2020 Di Semarang

Pasar Semawis 2020 Di Semarang

JUM'AT, 17 JANUARI 2020 , 14:10:00

Suasana Alun-Alun Semarang

Suasana Alun-Alun Semarang

RABU, 22 JANUARI 2020 , 10:24:00

Demo Guru Swasta di Semarang

Demo Guru Swasta di Semarang

SENIN, 17 FEBRUARI 2020 , 16:10:00