APBDes 2020 Molor, Siltap 15 Desa Di Jepara Terancam Tak Dibayar

Pemerintahan  SENIN, 30 DESEMBER 2019 , 18:21:00 WIB | LAPORAN: MUHAMMAD OLIEZ

APBDes 2020 Molor,  Siltap 15 Desa Di Jepara Terancam Tak Dibayar
RMOLJateng. Sebanyak 15 desa di Kabupaten Jepara terancam sanksi lantaran tidak menetapkan APBDes 2020 tepat waktu.

Sanksi tersebut berupa tidak dibayarkannya penghasilan tetap (siltap) selama kurun waktu molornya APBDes.

Batas akhir penetapan APBDes 2020 adalah Selasa (31/12). Dan hingga Senin (30/12) ini tercatat baru 169 dari 184 desa di Kabupaten Jepara yang sudah menetapkan APBDes 2020. Sedang sisanya sebanyak 15 desa belum menetapkan.

Kepala Dinsospermasdes Kabupaten Jepara Bambang Slamet Raharjo mengatakan 15 desa yang belum menetapkan APBDes ini tersebar di lima kecamatan yakni Welahan 2 desa, Kalinyamatan 2 desa, Pecangaan 5 desa, Mayong 5 desa dan Jepara 1 desa. Pihaknya meminta 15 desa tersebut segera melakukan penetapan APBDes.

"Pihak kecamatan saya minta juga terus melakukan pendampingan dan fasilitasi hingga selesai disetorkan ke kabupaten. Ketepatan penetapan APBDes penting sebagai wujud tertib administrasi dan tertib anggaran," kata Bambang saat kegiatan Launching APBDes 2020 di Pendopo Kartini Jepara, Senin (30/12/2019).

Sementara itu, Plt Bupati Jepara Dian Kristiandi mengatakan pihaknya mengapresiasi desa yang sudah melakukan penetapan APBDes tepat waktu.

Sebagai bentuk apresiasi, pemkab akan memberikan reward kepada desa yang tepat menetapkan APBDes tersebut.

"Reward berupa tambahan APBDes sebesar Rp10 juta tiap desanya," ujarnya. [jie]






Komentar Pembaca
Pasar Semawis 2020 Di Semarang

Pasar Semawis 2020 Di Semarang

JUM'AT, 17 JANUARI 2020 , 14:10:00

Suasana Alun-Alun Semarang

Suasana Alun-Alun Semarang

RABU, 22 JANUARI 2020 , 10:24:00

Demo Guru Swasta di Semarang

Demo Guru Swasta di Semarang

SENIN, 17 FEBRUARI 2020 , 16:10:00