Kabupaten Kendal Terima Penghargaan Kategori Peduli HAM

Nusantara  SELASA, 10 DESEMBER 2019 , 19:57:00 WIB | LAPORAN: RENDRAS CAVA

Kabupaten Kendal Terima Penghargaan Kategori Peduli HAM
RMOLJateng. Pemerintah Kabupaten Kendal menerima Penghargaan Kriteria Peduli Hak Asasi yang diserahkan Menteri Hukum dan HAM Yasona H Laoly pada Peringatan Hak Asasi Manusia Sedunia Ke-71 di Gedung Merdeka, Kota Bandung, Jawa Barat, Selasa(10/12).

Wakil Bupati Kendal Masrur Masykur yang mewakili Bupati Kendal, Mirna Anissa, menerima penghargaan yang cukup bergengsi tersebut.

Kabupaten Kendal merupakan satu diantara 268 Kabupaten dan Kota di Indonesia yang menerima penghargaan tersebut.

Sejumlah kriteria penilaian ditetapkan oleh Kementerian Hukum dan HAM berdasarkan penilaian dari tahun 2015 bagi kabupaten kota sebagai penerima penghargaan peduli HAM.

Di antaranya pada aspek hak hidup berupa angka kematian ibu hamil dan bayi, hak mengembangkan diri berupa angka anak-anak yang berkebutuhan khusus, penyandang buta aksara.

Selain itu penilaian didasarkan pada aspek hak atas kesejahteraan berupa jumlah keluarga berpenghasilan rendah, rumah tidak layak huni, jumlah pengangguran, balita kurang gizi, serta aspek hak atas rasa aman, dan hak perempuan yang disampaikakan melalui Pemerintah Provinsi Jateng selaku koordinator.

Bupati Kendal, Mirna Annisa, mengatakan, sangat mengapresiasi penghargaan yang diberikan untuk kabupaten Kendal karena sejak 2016, Kabupaten Kendal rutin menerima penghargaan tersebut.

"Kita sudah sering menerima penghargaan ini dan prestasi Kabupaten Kendal ini perlu kita junjung tinggi. Tingkat Kepedulian HAM di Kabupaten Kendal cukup dihargai. Jadi perlu kita jaga dan lestarikan antar kita dan sesama kita," katanya.

Mirna menjelaskan Kabupaten diganjar predikat Kabupaten Peduli HAM karena dinilai berhasil membangun kesadaran masyarakat akan produk-produk hukum.

"Tidak sia-sia hasil kerja kita selama ini dalam membina masyarakat Kabupaten Kendal melalui Kelompok Sadar Hukum. Yang kita lakukan yakni sosialisasi Rencana Hak Asasi Manusia, sosialisasi produk hukum baik di tingkat daerah maupun pusat, termasuk lomba Kadarkum tingkat Kabupaten Kendal dan propinsi," jelasnya.

Dirjen Hak Asasi Manusia, Kemenkum HAM Mualimin Abdi, mengatakan, Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkum HAM) mencatat baru 268 dari 516 kabupaten/kota yang melaksanakan komitmennya dalam pemenuhan hak dasar masyarakat di wilayahnya.

Artinya baru sekitar 60% kabupaten/kota yang sungguh-sungguh melaksanakan komitmen nilai-nilai HAM dalam pelayanannya.

"Tahun lalu ada 271 kabupaten/kota yang mendapat predikat peduli HAM. Tahun ini jumlahnya belum beranjak jauh," katanya.

Menurut Mualimin, penghargaan bagi kepala daerah diperluan yang bertujuan memotivasi dan menjadi pendorong pemenuhan hak dasar masyarakat.

Khususnya hak dasar dalam bidang kesehatan, pendidikan, hak-hak perempuan, anak-anak, hak atas pekerjaan, perumahan yang layak, dan lingkungan yang berkelanjutan.

"Ini bukan kompetisi tapi kami serius menilainya. Tahun ini jumlah kabupaten/kota yang mendapat penghargaan sekitar 270-280 kabupaten/kota. Penghargaan  diberikan dalam puncak acara peringatan HAM ke 71," tambahnya.

Tahun ini peringatan Hari HAM ke-71 mengambil tema Pelayanan Publik yang Berkeadilan.

Sejumlah kegiatan dalam rangka memeriahkan peringatan hari HAM telah disusun oleh panitia seperti Fun Walk, Seminar, Lomba Cerdas Cermat HAM, Pameran, dan Puncak Peringatan Hari HAM yang akan diselenggarakan di Gedung Merdeka, Bandung. [jie]






Komentar Pembaca
Melihat Aktivitas Bongkar Muat Kapal Laut

Melihat Aktivitas Bongkar Muat Kapal Laut

SABTU, 23 NOVEMBER 2019 , 09:51:00

Festival Kampung Gunung Telomoyo Magelang

Festival Kampung Gunung Telomoyo Magelang

JUM'AT, 29 NOVEMBER 2019 , 10:02:00

Lukisan Mural Rumah Peribadatan

Lukisan Mural Rumah Peribadatan

RABU, 27 NOVEMBER 2019 , 17:15:00