Gelar Musda Ikahi Jateng, Para Hakim Diminta Profesional Dan Berintegritas

Nusantara  KAMIS, 05 DESEMBER 2019 , 15:42:00 WIB | LAPORAN: PRABOWO

Gelar Musda Ikahi Jateng, Para Hakim Diminta Profesional Dan Berintegritas
RMOLJateng. Menggelar Musyawarah Daerah yang pertama, Ikatan Hakim Indonesia (Ikahi) Jawa Tengah siap wujudkan sistem peradilan yang modern dan berintegritas.

Musda tersebut diikuti sedikitnya oleh 137 peserta. Seluruh peserta merupakan hakim dan pengurus cabang Ikahi dari 35 kota/kabupaten di Jawa Tengah.

Ketua panitia Musda Ikahi Jateng, Rangkilemba Lakukua, mengatakan musda dilaksanakan untuk beberapa agenda kegiatan sejak 5 sampai 6 Desember 2019 besok.

"Agenda kegiatannya ada banyak. Yang utama adalah pembentukan pengurus Ikahi periode 2019-2022. Kemudian penyusunan program kerja Ikahi. Lalu ada penyampaian hasil munas Ikahi," katanya di Kantor Pengadilan Tinggi Jawa Tengah, Kamis (5/12).

Dengan mengambil tema 'Kita Wujudkan Peradilan Modern Berbasis Teknologi Informasi' Rangki berharap musda ini dapat menjadi momentum untuk mendorong Ikahi menjadi organisasi modern yang berintegritas.

"Kami harap nanti setelah terbentuknya pengurus dan program kerja, Ikahi mampu menjadi motor untuk mendorong hakim yang profesional, dan disiplin dalam menjalankan tugas," katanya.

Sementara itu, Ketua Pengadilan Tinggi Jawa Tengah, Dr. Hj. Sri Sutatiek, S.H,M.H, mengatakan sudah saatnya Ikahi Jawa Tengah unjuk gigi dengan kinerja maksimal.

Menurutnya, hakim harus menjadi figur yang memiliki integritas tinggi dan mampu bekerja profesional serta modern.

"Namun, jika modern tanpa dilandasi integritas akan sia-sia dan sulit menggapai misi badan peradilan yang agung. Maka itu perlu sinergi kerja dari seluruh aspek secara maksimal," tutur dia.

Tak hanya itu, Sutatiek juga meminta kepada seluruh jajarannya agar mau mengejar jenjang pendidikan yang lebih tinggi.

Bagi dia, hal tersebut perlu dicapai agar hakim-hakim yang ada di Jawa Tengah lebih berkompeten untuk menjalankan tugasnya.

"Jangan hanya berpuas diri saja dengan sarjana. Harus kejar S2, kemudian kejar doktor. Untuk menunjang profesionalitas kinerja peradilan di Jawa Tengah," pungkasnya. [jie]





Komentar Pembaca
Sertijab Pejabat Utama Polrestabes Semarang

Sertijab Pejabat Utama Polrestabes Semarang

SELASA, 10 MARET 2020 , 08:51:00

Demo Guru Swasta di Semarang

Demo Guru Swasta di Semarang

SENIN, 17 FEBRUARI 2020 , 16:10:00

Walikota Semarang Hendrar Prihadi Terima Kunjungan DPRD DKI Jakarta