Demi Pilkades, 22 Sekolah di Kudus Diliburkan

Daerah  JUM'AT, 15 NOVEMBER 2019 , 12:50:00 WIB | LAPORAN: MUHAMMAD OLIEZ

Demi Pilkades, 22 Sekolah di Kudus Diliburkan
RMOLJateng. Sebanyak 22 sekolah di Kabupaten Kudus akan meliburkan siswanya saat pelaksanaan pemiliahan kepala desa (Pilkades) serentak 19 November mendatang.

Keputusan ini menindaklanjuti, permohonan peminjaman sekolah untuk digunakan sebagai lokasi tempat pemungutan suara (TPS) yang dilayangkan panitia pemilih (panlih).

Mengingat, tidak semua desa memiliki gedung atau lapangan terbuka yang luas, yang bisa digunakan sebagai tempat pencoblosan.

Kabid Pendidikan Dasar (Dikdas) Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Kabupaten Kudus, Mohammad Zubaidi menyatakan,
dukungan atas pelaksanaan pesta demokrasi enam tahun sekali itu.

Pihaknya memberikan izin kepada 22 sekolah tersebut untuk meliburkan siswanya.

"22 sekolah saja yang libur. Lainnya masih masuk seperti biasa. Karena pada tanggal tersebut merupakan hari efektif bukan libur nasional," jelasnya, Jumat (15/11).

Disebutkannya, 22 sekolah tersebut terdiri dari jenjang TK hingga SMP. Dengan rincian satu TK, 17 SD dan 4 SMP.

Sementara untuk lokasinya, Zubaid mengatakan sekolah-sekolah itu tersebar di beberapa kecamatan.

Kecamatan Mejobo, Gebog, Kota, Undaan dan Kaliwungu,” jelasnya.

Dicontohkannya, SMP 1 Mejbo untuk pelaksanaan pilkades serentak Desa Jepang Kecamatan Mejobo.

Kemudian SMP 3 Kudus yang akan digunakan untuk pelaksanaan pilkades Desa Kramat Kecamatan Kota, SMP 4 Kudus yang akan digunakan untuk pelaksanaan pilkades Desa Singocandi Kecamatan Kota dan SMP 2 Kudus yang akan digunakan untuk pelaksanaan pilkades serentak di Desa Nganguk.

"Rata-rata memang di daerah kota karena lahan mereka terbatas," imbuhnya.

Sementara itu, Kasi Pemerintahan Desa dan BPD Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Kabupaten Kudus, Dian Tamziz menambahkan, proses peminjaman sekolah sebagai lokasi TPS hanya berlaku selama satu hari. Sehingga, pihknya menjamin kegiatan Pilkades tidak mengganggu proses belajar mengajar siswa.

"Cuma satu hari saja," katanya. [hen]

Komentar Pembaca
Pasar Semawis 2020 Di Semarang

Pasar Semawis 2020 Di Semarang

JUM'AT, 17 JANUARI 2020 , 14:10:00

Suasana Alun-Alun Semarang

Suasana Alun-Alun Semarang

RABU, 22 JANUARI 2020 , 10:24:00

Demo Guru Swasta di Semarang

Demo Guru Swasta di Semarang

SENIN, 17 FEBRUARI 2020 , 16:10:00