APBD 2020 Disetujui, Hendi : Perioritas Peningkatan Infrastuktur

Pemerintahan  KAMIS, 14 NOVEMBER 2019 , 21:45:00 WIB | LAPORAN: TAKHRODJIE

APBD 2020 Disetujui, Hendi : Perioritas Peningkatan Infrastuktur

Sekda Kota Semarang Iswar Aminudin saat sidang paripurna pengesahan APBD 2020.

RMOLJateng. Setelah APBD 2020 sebesar Rp 5,256 Triliun disetujui oleh DPRD Kota Semarang, Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi akan mempergunakan anggaran tersebut dalam berbagai sektor.

Namun demikian, Hendi, panggilan akrab Wali Kota tersebut pada 2020 masih fokus peningkatan pembangunan infrastruktur untuk  untuk mendukung pariwisata dan investasi di Kota Semarang.

"Satu diantaranya peningkatan Jalan Sriwijaya yang telah dianggarkan Rp 10 Milyar. Diharapkan, infrastruktur yang tertata di Jalan Sriwijaya dapat menarik para investor untuk mengembangkan Eks Wonderia," ujar Hendi, Kamis (14/11/2019).

Menurut Politisi PDI Perjuangan ini, pembebasan lahan di bantaran sungai sudah dilakukan dan tahun  depan akan dilakukan lelang. Adapun pekerjaannya mulai dari Taman Makam Pahlawan hingga arah Eks Wonderia.

Selain Jalan Sriwijaya lanjut Hendi, pihaknya juga berencana mengembangkan infrastruktur di daerah timur sebagai upaya  penyelesaian rob di daerah timur.

"Wilayah timur hampir setahun ini penanganan rob terselesaikan, mudah-mudahan nanti banjir juga terselesaikan. Pasca kering, ternyata banyak lokasi yang memerlukan perawatan khusus seperti jalan rusak, trotoar, pju dan lainnya. Sehingga, arah pengembangan ke wilayah timur," paparnya.

Meski demikian, Hendi menegaskan akan tetap melakukan pengembangan di wilayah lain melalui alokasi anggaran kegiatan musrenbang di setiap kecamatan.

Selain itu, pihaknya menganggarkan pembangunan masjid di Mangkang sebesar Rp 8 miliar.

"Ini akan dibangun di pinggir jalan agar dapat menampung masyarakat di sekitar Semarang yang melewati Kota Semarang," tambahnya.

Selain untuk infrastruktur, lanjut Hendi, anggaran juga diprioritaskan untuk pendidikan dan kesehatan. Bahkan, persentase anggaran untuk pendidikan dan kesehatan menjadi komposisi yang terbesar, terutama untuk program universal health coverage (UHC) mengingat adanya kenaikan iuran BPJS per Januari 2020 mendatang.

Di bidang pendidikan, pihaknya memprioritaskan program sekolah swasta gratis. Ada 10 TK, 10 SD, dan 10 SMP swasta yang akan mendapatkan bantuan dana dari APBD Kota Semarang. Di samping itu, perbaikan sekolah negeri juga terus dilakukan.

"Kalau program ini (sekolah swasta gratis) manfaat dan berhasil, maka 2021 kuotanya akan kami tambah terus," tandasnya. [jie]

Komentar Pembaca