Dari Malaysia, Wanita Ini Sembunyikan Sabu 2,070 Kg Di Microwave

Hukrim  KAMIS, 14 NOVEMBER 2019 , 16:24:00 WIB | LAPORAN: IMAM RAHMAYADI

Dari Malaysia, Wanita Ini Sembunyikan Sabu 2,070 Kg Di Microwave
RMOLJateng. Petugas gabungan berhasil membekuk dan meggagalkan penyelundupan Sabu seberat 2,070 kilogram yang disembunyikan didalam microwave saat mendarat di Bandara Internasional Ahmad Yani Semarang dengan menggunakan pesawat Air Asia AK 328 rute Kuala Lumpur- Semarang, Minggu (3/11) sekira pukul 09.00.

Kepala Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Jateng, Brigjen Beny Gunawan mengungkapkan, pelaku yang ditangkap bernama Vita (18) warga Kabupaten Malang ini diduga sudah melakukan kegiatan serupa sebelumnya.

Hal ini dapat dilihat dari dokumen keimigrasian yang menyebutkan bahwa Vita ini sudah dua kali bolak balik Kuala Lumpur-Jakarta.

"Sudah dua kali bolak balik ke Malaysia namun belum dapat dipastikan bahwa pelaki ini sebelumnya juga membawa  Sabu. Dari keterangan sementara bahwa bandar sabu masih berada di Malaysia," ungkap Beny Gunawan saat rilis kasus di kantor Beacukai Jalan Arteri Soekarno Hatta, Kamis (14/11).

Dari Informasi di lapangan bahwa Vita ini berprofesi sebagai wanita panggilan nekat membawa sabu lantaran dijanjikan upah sebesar Rp20 juta setiap kali pemgirimanya.

Rencananya sabu seberat 2,070 kilogram ini akan dibawa ke Surabaya dan diserahkan kepada pemesan.

"Rencananya sabu ini akan dibawa ke Surabaya karena sudah ada yang menunggu. Ini masih dalam pengejaran kita, termasuk melacak siapa warga negara Indonesia yang memasok sabu tersebut," imbuhnya.

Selanjutnya tersangka Vita, 10 paket Sabu dengan total 2,070 kg beserta barang bukti lainya langsung dibawa ke BNNP Jateng untuk dilakukan proses selanjutnya. [hen]

Komentar Pembaca
Pameran Dirgantara Penerbad Semarang

Pameran Dirgantara Penerbad Semarang

JUM'AT, 08 NOVEMBER 2019 , 10:58:00

Kirab Budaya Lereng Gunung Prau Temanggung

Kirab Budaya Lereng Gunung Prau Temanggung

MINGGU, 10 NOVEMBER 2019 , 13:30:00

Aktifitas Petani Tembakau

Aktifitas Petani Tembakau

SABTU, 19 OKTOBER 2019 , 07:44:00