Sempat Kritis Diracun, Kandungan 8 Bulan Korban Dioperasi

Hukrim  SENIN, 11 NOVEMBER 2019 , 17:03:00 WIB | LAPORAN: ARIS WIBOWO

Sempat Kritis Diracun, Kandungan 8 Bulan Korban  Dioperasi
RMOLJateng. Usai sempat kritis di Rumah Sakit Panti Wilasa Citarum, Pujiati, seorang istri yang diracun suaminya, saat ini telah membaik dan ijinkan pulang.

Kandungan yang berusia 8 bulan terpaksa dilakukan operasi caesar, lantaran bayi dalam kandungan sempat mengalami lemah jantung.
Setelah sempat menjalani perawatan, Pujiati (35) warga Citarum Selatan, Semarang Timur, saat ini telah membaik.

Bayi dalam kandungan korban yang masih berusia 8 bulan, akhirnya berhasil diselamatkan dan berjenis kelamin perempuan.
Saat ditemui Kapolsek Semarang Timur, Iptu Agil Widiyas Sampurna, di bawah Jembatan Citarum Semarang, Pujiati mengaku kerap mendapat perlakuan kasar dari suami tersebut.
Bahkan, Pujiati kerap diancam akan dibunuh Agus Suwito, yang tak lain adalah suaminya.
"Waktu masih hamil 5 bulan, Dia (suaminya) mencekik di depan anak keduanya dan mengancam akan membunuh bayi saya kalau lahir nanti," ujar Pujiati.

"Waktu dirawat di rumah sakit, kandungan saya lemah dan detak jantung bayi turun. Oleh dokter memutuskan untuk dilakukan operasi caesar. Alhamudillah, bayi saya selamat," tambah Pujiati.

Sementara itu, Kapolsek Semarang Timur, Iptu Agil Widiyas Sampurna, mengatakan, kejadian ini diharapkan dapat membuat Pujiati sadar dan tidak lagi menjadi psk.

Untuk menyambung kebutuhan hidupnya, Agil memberi modal untuk membuka warung kopi.
"Saya harap, korban sadar dan mau berubah. Kejadian ini tentunya menjadi pelajaran untuk meninggalkan kemaksiatan. Kami ingin Bu Pujiati dapat bekerja halal seperti berjualan," kata Iptu Agil.[dit]

Komentar Pembaca
Pameran Dirgantara Penerbad Semarang

Pameran Dirgantara Penerbad Semarang

JUM'AT, 08 NOVEMBER 2019 , 10:58:00

Kirab Budaya Lereng Gunung Prau Temanggung

Kirab Budaya Lereng Gunung Prau Temanggung

MINGGU, 10 NOVEMBER 2019 , 13:30:00

Aktifitas Petani Tembakau

Aktifitas Petani Tembakau

SABTU, 19 OKTOBER 2019 , 07:44:00