Tunjangan Guru Swasta Di Kudus Diusulkan Terendah Rp300 Ribu Per Bulan

Daerah  JUM'AT, 08 NOVEMBER 2019 , 13:52:00 WIB | LAPORAN: MUHAMMAD OLIEZ

Tunjangan Guru Swasta Di Kudus Diusulkan Terendah Rp300 Ribu Per Bulan
RMOLJateng. Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kudus dan Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) Kabupaten Kudus menggelar rapat bersama terkait kelanjutan program tunjangan kesejahteraan guru swasta (TKGS), Jumat (8/11).

Hal itu menindaklanjuti audiensi yang dilakukan perwakilan guru swasta pada Kamis (7/11) lalu.

Ketua Komisi D DPRD, Kudus Mukhasiron mengatakan, dari hasil audiensi sebelumnya, besaran TKGS berbeda-beda.

Diantaranya berdasarkan jumlah siswa, jumlah jam mengajar, dan masa bakti. Angka terendah yakni Rp100 ribu per bulan. Padahal, pada program TKGS yang sudah berjalan setahun lamanya, besaran dibagikan merata Rp1 Rp juta per bulan.

Semula Rp100 ribu besaran tunjangan kesejahteraan. Kemudian dibuah menjadi Rp300 ribu. Artinya jangan sampai ketentuan hibah menjadi belanja langsung turun tunjangannya sangat dratis. Dari Rp1 juta menjadi Rp100 ribu,” ungkapnya.

Hasil rapat itu, nantinya kan dibawa ke rapat Badan Anggaran (Banggar). Dari rapat Banggar itu akan ditentukan besaran tunjangan kesejahteraan guru swasta di Kudus.

Finalnya rapat Banggar. Mudah-mudahan di Banggar sesuai dengan harapan,” ujarnya.

Meskipun demikian, pihaknya berjanji kedepan besaran tunjangan kesejahteraan guru swasta akan dinaikan secara bertahap.

Tahun depan akan kita upayakan untuk mengalami kenaikan,” ungkapnya.

Ketua DPRD Kudus Masan mengatakan hal senada. Tunjangan kesejahteraan guru semula hanya Rp100 ribu terendah. Kemudian dari hasil rapat dengan TAPD akan dinaikan menjadi terendah Rp300 ribu.

Karena menyesuaikan kemampuan daerah. Dengan adanya minimal Rp300 ribu itu, asumsi awal draft APBD ada tambahan Rp6 miliar. Cuman nanati keputusan itu di Banggar,” ujarnya.

Diketahui, sebelumnya dari rencana Pemkab Kudus jumlah guru swasta yang menerima tunjangan kesejahteraan pada tahun 2020 sebanyak 10.401 guru. Guru yang mendapatkan yang menerima bantuan Rp1 juta sebanyak 231 guru. Kemudian, menerima Rp600 ribu sebanyak 1.762 guru, nominal Rp400 ribu sebanyak 4.173, nominal bantuan Rp300 ribu sebanyak 1.684 guru, dan nominal Rp100 ribu sebanyak 2.552 guru. [hen]

Komentar Pembaca
Pameran Dirgantara Penerbad Semarang

Pameran Dirgantara Penerbad Semarang

JUM'AT, 08 NOVEMBER 2019 , 10:58:00

Kirab Budaya Lereng Gunung Prau Temanggung

Kirab Budaya Lereng Gunung Prau Temanggung

MINGGU, 10 NOVEMBER 2019 , 13:30:00

Aktifitas Petani Tembakau

Aktifitas Petani Tembakau

SABTU, 19 OKTOBER 2019 , 07:44:00