Mitigasi Bencana Musim Penghujan, Pemprov Jateng Siapkan Rp23 Miliar

Pemerintahan  SELASA, 05 NOVEMBER 2019 , 16:17:00 WIB | LAPORAN: PRABOWO

RMOLJateng. Pemerintah Provinsi Jawa Tengah menyiapkan anggaran senilai Rp23 miliar guna mitigasi bencana di musim penghujan. Anggaran disiapkan melalui dana bantuan tak terduga Gubernur Jawa Tengah TA 2019.

Kepala BPBD Provinsi Jawa Tengah Sudaryanto mengatakan pihaknya telah menyiapkan sejumlah langkah mitigasi menghadapi musim penghujan. Bahkan mitigasi sudah dimulai sejak peralihan musim yang juga banyak menimbulkan bencana.

"Saat ini beberapa wilayah sudah mulai masuk musim pancaroba atau peralihan dari musim kemarau ke musim hujan, jadi perlu diwaspadai cuaca ekstrem seperti angin kencang, petir dan curah hujan tinggi dalam waktu singkat," kata dia, Selasa (5/11) sore.

Dampak pancaroba, pada tanggal 20-21 Oktober telah terjadi angin puting beliung dan terdapat 126 rumah di 82 desa mengalami rusak berat.

Desa tersebut berada di 9 kabupaten yakni Kabupaten Wonosobo, Brebes, Magelang, Boyolali, Tegal, Banjarnegara, Batang, Karanganyar dan Wonogiri.

Sudaryanto menambahkan, pihaknya juga sudah melakukan koordinasi dengan seluruh BPBD kabupaten/kota terkait kesiapan menghadapi musim penghujan maupun pergantian musim seperti sekarang ini.

Antisipasi yang dilakukan antara lain memperbarui inventarisasi data rawan bencana banjir dan tanah longsor di 35 kabupaten/kota.

Selain itu juga mempersiapkan sarana, prasarana dan logistik bencana serta menggelar apel siaga bencana seperti bersih-bersih sungai, saluran dan lingkungan. Gerakan ini dilakukan di seluruh wilayah Jawa Tengah dengan menggandeng pihak-pihak terkait.

"Kami juga sudah mengidentifikasi tanggul-tanggul kritis dan melaporkan pada Kementerian PU/satker BBWS. Selain itu juga menyiapkan posko dan mempublikasikan nomor posko siaga untuk memudahkan warga menghubungi," tambahnya.

Sementara itu terkait dengan evaluasi musim kemarau yang cukup panjang. Terdapat 26 Kab/Kota terdampak dari kebakaran lahan dan hutan.

BPBD Provinsi Jawa Tengah mencatat, 116 Ha lahan persawahan terbakar dan 1.720 Ha lahan hutan terbakar.

Kebakaran hutan dan lahan di Jawa Tengah memang cukup banyak sebagai dampak musim kemarau yang relatif panjang dan kering di tahun ini. Salah satu upaya yang dilakukan oleh BPBD Provinsi dan BPBD Kabupaten/Kota untuk  meminimalisir dampak kekeringan adalah dengan melakukan droping air bersih dan upaya cepat memadamkan api pada kebakaran,” katanya. [jie]





Komentar Pembaca
Ingatkan Sukmawati, Sultan Tidore: Kita Semua Anak Pejuang
Rizal Ramli Tidak Setuju Ahok Pimpin BUMN

Rizal Ramli Tidak Setuju Ahok Pimpin BUMN

MINGGU, 17 NOVEMBER 2019 , 03:13:53

Belum Jelas Kemana, Ahok Sudah Bikin Ramai

Belum Jelas Kemana, Ahok Sudah Bikin Ramai

JUM'AT, 15 NOVEMBER 2019 , 21:58:09

Pameran Dirgantara Penerbad Semarang

Pameran Dirgantara Penerbad Semarang

JUM'AT, 08 NOVEMBER 2019 , 10:58:00

Kirab Budaya Lereng Gunung Prau Temanggung

Kirab Budaya Lereng Gunung Prau Temanggung

MINGGU, 10 NOVEMBER 2019 , 13:30:00

Aktifitas Petani Tembakau

Aktifitas Petani Tembakau

SABTU, 19 OKTOBER 2019 , 07:44:00