Bayi Baru Lahir Diduga Meninggal Di Tangan Ibu Kandungnya

Hukrim  JUM'AT, 01 NOVEMBER 2019 , 19:16:00 WIB | LAPORAN: DHANI SETIAWAN

Bayi Baru Lahir Diduga Meninggal Di Tangan Ibu Kandungnya
RMOLJateng. Jajajaran Satreskrim Polres Semarang tengah menangani kasus dugaan pembunuhan anak yang diduga  dilakukan oleh ibu kandungnya yang bekerja sebagai buruh PT Ungaran Sari Garment berinisial FF (18).

"Kami masih melakukan pengumpulan bukti-bukti, menggali informasi dari ibu kandung bayi dan sekitaran kos FF," ungkap Kasubaghumas Polres Semarang, Iptu Budi Suprantono di Ungaran, Jumat (1/11).

Berdasarkan informasi dihimpun RMOLJateng, terungkapnya kasus dugaan pembunuhan ini berawal dari FF yang jatuh pingsan dan pendarahan saat bekerja di pabrik PT USG di Ungaran pada Kamis (31/10) jam 10 pagi. Saat itu juga FF langsung dirujuk ke Instansi Gawat Darurat (IGD) Rumah Sakit Ungaran.

Dalam keterangan awal FF mengaku pendarahannya karena sedang menstruasi, tapi dokter yang menangani lebih berpengalaman.

Dokter memiliki pendapat berbeda, bahwa FF pendarahan karena usai melahirkan dibuktikan masih adanya cairan ketuban.

Kemudian penyelidikan berlanjut ke kamar kos FF yang berada di Lingkungan Karang Wetan, Kelurahan Genuk, Kecamatan Ungaran Barat.

Polisi menemukan darah berceceran di dalam kamar FF. Sementara bayi perempuan yang masih ada plasentanya sudah dalam keadaan kaku meninggal yang ditempatkan dalam kardus berselimutkan kain. Diperkirakan bayi meninggal sekitar beberapa jam sebelum FF di rumah sakit.

"Dugaan sementara ada upaya tindak pidana yang menyebabkan bayi meninggal, kasus ini tengah ditangani Satreskrim Polres Semarang," ungkap Budi.

Guna penyelidikan lebih lanjut, bayi saat ini diotopsi di Rumah Sakit Prof Dr Awaludin Djamin Semarang. Sementara FF masih dalam perawatan di Rumah Sakit. [jie]





Komentar Pembaca
Pameran Dirgantara Penerbad Semarang

Pameran Dirgantara Penerbad Semarang

JUM'AT, 08 NOVEMBER 2019 , 10:58:00

Kirab Budaya Lereng Gunung Prau Temanggung

Kirab Budaya Lereng Gunung Prau Temanggung

MINGGU, 10 NOVEMBER 2019 , 13:30:00

Aktifitas Petani Tembakau

Aktifitas Petani Tembakau

SABTU, 19 OKTOBER 2019 , 07:44:00