Isak Tangis Warnai Ramah Tamah Sekda Jateng

Pemerintahan  JUM'AT, 25 OKTOBER 2019 , 10:59:00 WIB | LAPORAN: PRABOWO

Isak Tangis Warnai Ramah Tamah Sekda Jateng
RMOLJateng. Setelah masa jabatan habis 24 Oktober 2019, Sekda Jateng Sri Puryono menggelar ramah tamah dengan ASN di lingkungan Pemprov Jateng, Jumat (25/10/2019).

Meski belum menerima Keppres pemberhentiannya sebagai Sekda, namun ramah tamah tersebut sekaligus perpisahan karena akan masuk kampus sebagai guru besar Undip Semarang.

Ramah tamah dan perpisahan Sekda diwarnai isak tangis ASN di lingkungan Pemprov Jateng. Bahkan Sri Puryono juga meneteskan air mata saat bersalaman.

Usai ramah tamah dan berfoto bersama, Sri Puryono kepada media menyatakan menolak pernyataan BKD yang menyatakan kalau dirinya menolak untuk dievaluasi.

"Saya tidak menolak evaluasinya, saya mempertanyakannya. Aturan mainnya kan tiga bulan sebelumnya. Kalau evaluasi dilakukan Februari itu kan masih sepuluh bulan saya menjabat Sekda. Alasannya apa?" kata Sri Puryono, Jumat (25/10).

Hal tersebut menurut Sri Puryono, sesuai peraturan MenPAN-RB Nomor 15 Tahun 2019 tentang Pengisian Jabatan Pimpinan Tinggi, evaluasi kinerja dan kompetensi dilakukan tiga bulan sebelum masa jabatan habis.

"Saat itu BKD mengajukan evaluasi pada Februari 2019, tidak menyertakan alasannya. Kok dibilang menolak dievaluasi. Kalau saya menolak berarti saya melanggar aturan," tandasnya.

Terlepas dari hal itu, Sri Puryono juga mengakui kalau dirinya sudah dievaluasi pada tanggal 22 Oktober kemarin.

"Senin tanggal 21 kemarin saya diperintah, tanggal 22 sudah dievaluasi. Hasil evaluasi tim dilaporkan ke Pak Gubernur,"  bebernya.

Tidak Perlu Evaluasi

Sementara itu Sekjen Kemendagri Hadi Prabowo menegaskan,  evaluasi tidak perlu dilakukan karena jabatan sudah 5 tahun, hal tersebut mengacu PP 11/2017 yang menyatakan masa jabatan maksimal 5 tahun.

"Evaluasi tidak perlu karena jabatan sudah 5 tahun. Kecuali baru dua tahun akan diganti, perlu adanya evaluasi," tandasnya.

Lebih lanjut Hadi Prabowo mengatakan, seharusnya menjelang masa jabatan habis, Gubernur mengusulkan kepada Mendagri untuk pemberhentian Sekda.

"Seharusnya menjelang selesai masa jabatan, Gubernur mengusulkan pemberhentian Sekda kepada Mendagri untuk proses Keppres pemberhentian Sekda," pungkas Hadi Prabowo. [jie]

Komentar Pembaca
Pasar Semawis 2020 Di Semarang

Pasar Semawis 2020 Di Semarang

JUM'AT, 17 JANUARI 2020 , 14:10:00

Suasana Alun-Alun Semarang

Suasana Alun-Alun Semarang

RABU, 22 JANUARI 2020 , 10:24:00

Demo Guru Swasta di Semarang

Demo Guru Swasta di Semarang

SENIN, 17 FEBRUARI 2020 , 16:10:00