Suporter Pesikaba Kecam Pembongkaran Stadion Kridosono Blora

Olahraga  KAMIS, 17 OKTOBER 2019 , 13:23:00 WIB | LAPORAN: M PUTRA ANANDA

Suporter Pesikaba Kecam Pembongkaran Stadion Kridosono Blora
RMOLJateng.  Pemerintah Kabupaten Blora, resmi merobohkan tembok dan pagar besi Stadion Kridosono. Padahal Stadion yang biasa digunakan Persikaba itu merupakan satu-satunya Stadion yang ada di Bumi Samin.

Dari pantauan di lokasi, Kamis (17/10) satu alat berat jenis backhoe terlihat merobohkan tembok stadion di bagian barat atau pintu utama. Selain itu, pagar besi keliling yang berada di dalam stadion juga mulai dirobohkan.

Bayu Aris Setyo Ketua suporter Saminista Blora, kecewa dengan langkah Pemkab yang terkesan mendadak. Pasalnya, selama ini pihak Suporter tidak pernah diberitahu rencana pembongkaran itu.

"Saya amat sangat kecewa dengan pembongkaran itu mas. Kami dari Saminista tidak pernah diajak rembug sebelumnya. Iya kita tau itu milik Pemkab, tapi kita ( Saminista) butuh kejelasan tentang untuk apa di bongkar? dan mana stadion pengganti kami?" keluhnya, Kamis (17/10).

Bayu mengaku akan bersama-sama dengan para suporter lain menemui Pemkab untuk meminta kejelasan pembongkaran Stadion Kridosono.

"Rencana saya akan ngomonh baik-baik baik dengan pihak Pemkab, kalau memang tidak ada itikat baik. Ya maaf kalau kita SAMINISTA akan adakan aksi," tegasya.
Sementara, Kepala Dinas Pemuda Olahraga Kebudayaan Pariwisata (Dinporabudpar) Slamet Pamudji, mengatakan, pembongkaran dilakukan karena stadion Kridosono akan diperluas fungsinya. Selain sebagai sarana olahraga, juga akan dijadikan sebagai ruang terbuka hijau.

"Fungsi tidak beralih, cuma akan kita perluas fungsinya. Stadion yang hanya untuk sepak bola, tapi nanti untuk arena olahraga yang sifatnya terbuka. SSB, Fotsal, Atletik tetap bisa dipakai karena tidak berubah fungsi untuk olahraga", Kata Mumuk sapaan Slamet Pamudji.

Untuk proses pembongkaran, Pemkab mengalokasikan anggaran sebesar 200 juta. Pembongkaran sendiri ditargetkan selesai sekitar 2 sampai 3 Minggu.

"Untuk keperluan itu, Kita sediakan dana sekitar Rp 200 juta, terinci Rp 90 juta untuk biaya pembongkaran pagar dan tembok keliling, sisanya untuk penataan", ujarnya.

Mumuk mengaku, Pemkab sendiri akan berencana membangun stadion baru di Wilayah Kelurahan Beran.[dit]


Komentar Pembaca
Peringatan Hari AIDS Sedunia Di Semarang

Peringatan Hari AIDS Sedunia Di Semarang

MINGGU, 01 DESEMBER 2019 , 09:13:00

Pameran Lukisan Karya Para Difabel

Pameran Lukisan Karya Para Difabel

SELASA, 03 DESEMBER 2019 , 16:53:00

Murdoko, Mantan Ketua DPRD Jateng Daftar Bakal Calon Bupati Kendal