Antisipasi Money Politic Melalui Pendekatan Budaya

Daerah  RABU, 09 OKTOBER 2019 , 16:33:00 WIB | LAPORAN: PRAMUDO WICAKSONO

Antisipasi Money Politic Melalui Pendekatan Budaya
RMOLJateng. Bawaslu Kabupaten Semarang mendorong pendekatan melalui seni dan budaya untuk menangkal efek negatif praktek tidak terpuji yang dapat menodai gelaran pesta demokrasi.

Hal itu terungkap usai kegiatan Rapat Kerja Teknis Dengan Media mengambil tema refleksi Pemilu 2019 menuju pilkada serentak 2020 yang berintegritas Bawaslu Kabupaten Semarang, di Melva Balemong ungaran, Rabu (9/10).

Ketua Bawaslu Kabupaten Semarang, Muhammad Talkhis mengatakan, hal tersebut merupakan program berkelanjutan, yang sudah terlaksana pada pileg maupun pilpres 2019.

Adapun desa anti money politik yang telah dibentuk saat ini berjumlah sebanyak 21 desa terbentuk secara swadaya dan non bugeter.

"Sampai akhir 2019 kita akan menambah tiga desa anti politik uang dan tiga desa pengawasan, untuk 2020 nanti kami sudah masukkan untuk pembentukan desa anti money politik lewat gelar budaya di masing-masing kecamatan tiga kali," ujarnya.

Selain itu bawaslu juga berencana menggandeng kelompok seni dan budaya yang ada di Kabupaten Semarang.

"Gerakan politik uang itu selama ini disebut budaya baru dalam politik Indonesia, tapi kita akan lawan dengan budaya lokal yang ada. Harapannya lewat kelompok-kelompok budaya inilah gaung dan semangat anti money politik itu bisa kita suarakan dan kita teruskan ke kelompok pemilih,” tegasnya. [hen]

Komentar Pembaca
Ngopi Bareng bersama Kapolda Jateng Dan Pangdam IV/ Diponegoro
Pasar Tunjang Karang Moncol Terbakar

Pasar Tunjang Karang Moncol Terbakar

SABTU, 24 AGUSTUS 2019 , 23:04:00

Menolak RUUPKS Di Semarang

Menolak RUUPKS Di Semarang

SENIN, 23 SEPTEMBER 2019 , 11:52:00