Banyak Aduan Soal Pelayanan PDAM, Wali Kota Semarang Berang

Nusantara  SELASA, 08 OKTOBER 2019 , 10:03:00 WIB | LAPORAN: TAKHRODJIE

Banyak Aduan Soal Pelayanan PDAM, Wali Kota Semarang <i>Berang</i>
RMOLJateng. Banyaknya keluhan warga Kota Semarang terhadap pelayanan PDAM Tirta Moedal yang mengeluh air sering mati hingga berminggu-minggu, membuat Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi berang terhadap jajaran direksi PDAM.

Ironisnya, antara laporan yang diterima Hendi, panggilan akrabnya Wali Kota, dari jajaran direksi PDAM dengan banyaknya keluhan warga tidak sinkron. Ia mendapat laporan dari bawahannya tidak ada keluhan warga soal PDAM. Bahkan, salah satu Direksi PDAM menjelaskan bila kabar adanya keluhan warga itu adalah Hoax.

"Saya juga kerap dibully di medsos soal layanan PDAM dan sudah saya teruskan ke direksi PDAM. Tapi kemudian selalu dijawab sudah beres. Nah ini tadi saya kontak soal banyak aduan lagi, malah dijawab kalau keluhan warga itu hoax. Ini gak bener. Makanya saya langsung perintahkan hari ini juga PDAM untuk gerak cek lapangan dan segera beri info ke saya. Saya selalu minta kebawahan untuk beri layanan yang terbaik ke masyarakat,” tandas Hendi yang juga politisi PDI Perjuangan ini.

Untuk diketahui, sejumlah warga di Kota Semarang mengeluhkan layanan Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) yang sudah sekitar tiga bulan tidak kunjung ditindaklanjuti.

Kundori, salah satu warga di Kampung Ayodyapala Krobokan Semarang Barat menyebut bila air PDAM yang ada di rumahnya sudah tidak mengalir selama lebih dari dua pekan dan  kejadian ini sudah berlangsung hampir selama dua tahun.

"Yang sekarang, sama sekali tidak mengalir sudah dua pekan. Sebelumnya, kondisi seperti ini juga sering terjadi dan sudah selama dua tahun,” kata Kundori kepada RMOLJateng, Selasa (8/10/2019).

Oleh Kundori lanjutnya, keluhan soal air PDAM ini sudah kerap disampaikan kepada pihak Kelurahan Krobokan dan PDAM, namun tidak ada tindak lanjut pengecekan di lapangan maupun perbaikan.

"Wah kalau keluhan kita nggak pernah berhenti. Di rapat kampung sampai Kelurahan kita sampaikan terus. Tapi ya nggak pernah direspon. Ya sudah, kita kan wong cilik, bisanya ya mengeluh saja,” tambah Kundori.

Keluhan soal layanan PDAM juga diungkapkan warga di sekitar Kampung Jalan Borobudur Manyaran. Yohanes, salah seorang warga sekitar menyebut bila air tidak mengalir selama 5 hari dan pihaknya telah mengadu ke sejumlah media sosial milik Pemerintah Kota Semarang yang menampung aduan warga namun tak juga direspon.

"Air disini sudah lima hari tidak mengalir. Capek, kesel saya ngadu lapor-lapor. Katanya sekarang era teknologi, layanan cepat, tapi itu saya ngadu di media sosial milik Pemkot Semarang, juga gak direspon. Sementara, kalau kita bayarnya telat dua tiga hari, langsung didatangi petugas diberi peringatan, kalau tidak disegel meterannya,” ujar Yohanes. [jie]

 



Komentar Pembaca
Pameran Dirgantara Penerbad Semarang

Pameran Dirgantara Penerbad Semarang

JUM'AT, 08 NOVEMBER 2019 , 10:58:00

Kirab Budaya Lereng Gunung Prau Temanggung

Kirab Budaya Lereng Gunung Prau Temanggung

MINGGU, 10 NOVEMBER 2019 , 13:30:00

Aktifitas Petani Tembakau

Aktifitas Petani Tembakau

SABTU, 19 OKTOBER 2019 , 07:44:00