Hendi Minta Dinas Pariwisata Bergerak Cepat Tata Keramaian Di Kota Lama

Pemerintahan  RABU, 02 OKTOBER 2019 , 10:47:00 WIB | LAPORAN: ADITYA ILYAS SAPUTRA

Hendi Minta Dinas Pariwisata Bergerak Cepat Tata Keramaian Di Kota Lama
RMOLJateng. Setelah penertiban wilayah Kota Lama yang dilakukan oleh tim gabungan Pemerintah Kota Semarang, Sabtu (28/9), Wali Kota Semarang, Hendrar Prihadi meminta kepada jajarannya agar segera bergerak melakukan penataan aktifitas keramaian di Kota Lama Semarang.

Terkhusus kepada Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Semarang yang diharapkan begerak cepat membina kelompok seni untuk menghidupkan kawasan Kota Lama Semarang.
"Dalam kaitan mendorong pariwisata yang berkelanjutan di Kota Lama Semarang, penataan aktifitas ini menjadi penting, sehingga nantinya semua aktifitas dapat tertib," tutur Wali Kota Semaerang yang akrab disapa Hendi itu.

"Dinas Pariwisata hari ini dalam tahap pendataan, untuk kemudian nantinya antar aktifitas keramaian yang ada bisa diatur agar tidak saling mengganggu," lanjutnya.
Secara terpisah, Kepala Bidang Kesenian Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Semarang, Agus Joko Triyono mengungkapkan, hingga Senin (30/9) telah ada 7 kelompok pertunjukan kesenian yang mendaftarkan diri.

"Untuk tempatnya sendiri saat ini kami masih menetapkan ada 3 titik, yaitu di depan Gedung Oudetrap, di depan Galeri UMKM, dan di depan Galeri Industri Kreatif Semarang," jelas Agus.
"Kalau yang mendaftar banyak akan kita atur jam bermainnya, sehingga diupayakan semua dapat bergiliran mengisi keramaian di Kota Lama Semarang. Misalnya saat weekend pagi penampil A, siang penampil B, malam penampil C," tambahnya.

Di sisi lain untuk pertunjukan kesenian yang diinisiasi oleh para pelaku usaha di Kota Lama, Agus menekankan tidak diperbolehkan untuk keluar area usahanya masing - masing. "Kalau pertunjukkan kesenian yang diselenggarakan sendiri, kita batasi hanya di area usaha yang menggelar kegiatan tersebut, jadi tidak diperbolehkan untuk kemudian di jalur pedestrian depannya," pungkas Agus.

"Dengan begini rasanya kekhawatiran kalau Kota Lama akan sepi setelah ditertibkan tidak relevan, karena hiburan tetap jalan, ketertiban tetap terjaga," tegasnya.

Adapun kedepannya Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Semarang meyakinkan adanya evaluasi yang dilakukan terus menerus dalam pengembangan Kota Lama Semarang. Bahkan Disbudpar menegaskan akan terus berupaya untuk melakukan koordinasi lintas sektoral untuk menambah titik keramaian yang bisa dimanfaatkan di Kota Lama Semarang.

Untuk itu pendataan kelompok kesenian pun terus berjalan, dan bagi para pihak yang ingin mendaftar guna mengisi kegiatan di Kota Lama Semarang dapat langsung menghungi Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Semarang.[adv]



Komentar Pembaca
Gedung DPR Kebakaran

Gedung DPR Kebakaran

SENIN, 24 FEBRUARI 2020 , 13:55:07

30 Tahun MURI, Bakti Sosial ke Kampung Sumur

30 Tahun MURI, Bakti Sosial ke Kampung Sumur

SELASA, 11 FEBRUARI 2020 , 11:44:12

[FULL] | Singgung Film Avengers: Endgame, Pidato Jokowi di Parlemen Australia
Pasar Semawis 2020 Di Semarang

Pasar Semawis 2020 Di Semarang

JUM'AT, 17 JANUARI 2020 , 14:10:00

Suasana Alun-Alun Semarang

Suasana Alun-Alun Semarang

RABU, 22 JANUARI 2020 , 10:24:00

Demo Guru Swasta di Semarang

Demo Guru Swasta di Semarang

SENIN, 17 FEBRUARI 2020 , 16:10:00